MALINAU — Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Polres Malinau, Senin (06/10/2025).
Kegiatan ini menjadi kunjungan perdana Irjen Djati sejak resmi menjabat sebagai Kapolda Kaltara pada awal September lalu. Selain ajang silaturahmi, Kapolda lakukan evaluasi kinerja jajaran kepolisian di wilayah perbatasan tersebut.
Kapolda menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas penyambutan hangat dari Kapolres Malinau beserta seluruh personel.
Ia mengatakan, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sarana untuk melihat langsung kondisi personel dan memberikan dorongan moral dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.
“Polri memiliki jati diri sebagai penjaga kamtibmas. Situasi aman dan damai tidak hadir secara kebetulan, melainkan hasil dari pengelolaan yang baik oleh kepolisian bersama stakeholder dan masyarakat,” ujar Kapolda Kaltara.
Dalam arahannya, Irjen Djati menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai agenda daerah, termasuk pengamanan rangkaian Hari Ulang Tahun Kabupaten Malinau.
“Saya minta seluruh unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat berkoordinasi di bawah komando Kapolres Malinau. Pengamanan harus terorganisir, tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Kapolda juga menilai, pendekatan kolaboratif menjadi kunci terciptanya keamanan yang kondusif. Ia juga mendorong optimalisasi posko bersama agar pengawasan dan respons terhadap potensi gangguan kamtibmas bisa dilakukan secara cepat dan terpadu.
Menanggapi tantangan kekurangan personel di wilayah Malinau, Kapolda menegaskan bahwa kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas.
“Lebih baik 400 personel yang aktif dan bisa diberdayakan, daripada jumlah besar yang tidak produktif. Setiap anggota harus memahami tugasnya dan hadir di tengah masyarakat seperti di sekolah, tempat ibadah, dan lingkungan warga tanpa harus menunggu perintah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian dan wujud implementasi Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang menjadi landasan utama Polri saat ini.
Dalam arahannya, Kapolda Kaltara juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin, terutama penyalahgunaan narkoba.
“Saya tidak akan mentoleransi pelanggaran, khususnya narkoba. Kita harus bersih di dalam sebelum membersihkan di luar,” tegas Irjen Djati.
Kapolda berharap, kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan publik di tubuh Polres Malinau.
“Kepolisian adalah pelayan masyarakat. Tugas kita bukan sekadar menegakkan hukum, tapi juga menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di hati rakyat,” pungkasnya.(*)










