Wagub Ingkong Ala Apresiasi Petani Teras Nawang, Tekankan Peran Strategis Pangan

TANJUNG PALAS – Sabtu 18 April Pagi, suasana Desa Teras Nawang di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, terasa berbeda. Warga berkumpul dalam ibadah syukuran panen, membawa rasa lega sekaligus haru setelah melewati satu musim tanam yang penuh perjuangan.

Di tengah kebersamaan itu, Wakil Gubernur (Wagub), Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala hadir dan menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilainya menjadi bagian tulang punggung ketahanan pangan daerah.

“Panen ini bukan sekadar hasil, tetapi cerita panjang tentang kerja keras, doa, dan harapan para petani,” kata Ingkong Ala.

Menurutnya, bagi masyarakat Teras Nawang, panen bukan hanya tentang hasil di ladang. Ia adalah rangkaian proses panjang, mulai dari mengolah tanah, menanam, hingga menghadapi cuaca yang tak menentu dan berbagai keterbatasan.

“Di balik panen yang kita syukuri, ada perjuangan menghadapi cuaca, keterbatasan, hingga risiko gagal panen,” ujar Ingkong.

Ingkong bilang, momentum syukuran ini lebih dari sekadar tradisi tapi menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, memperkuat gotong royong, serta meneguhkan rasa syukur atas hasil yang diperoleh.

“Momentum syukuran ini menjadi pengingat bahwa setiap hasil yang kita nikmati hari ini lahir dari ketekunan dan kebersamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ingkong juga menegaskan bahwa peran petani tidak hanya penting bagi desa, tetapi juga bagi masa depan daerah dan bangsa.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Apa yang mereka kerjakan hari ini menentukan masa depan kita semua,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, lanjut Ingkong, berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian melalui penyediaan sarana, akses teknologi, pelatihan, serta penguatan kelembagaan petani.

“Kami ingin petani tidak berjalan sendiri. Pemerintah hadir untuk mendukung agar mereka bisa terus produktif dan sejahtera,” tegasnya

Selain itu, generasi muda juga didorong untuk terlibat dalam sektor pertanian yang kini semakin modern dan memiliki peluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ingkong juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai kunci keberlanjutan pertanian.

“Menjaga alam sama dengan menjaga masa depan pertanian. Tanpa lingkungan yang lestari, panen tidak akan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)