Dirreskrimsus Polda Kaltara Berganti, Kombes Ronald Bertugas di Baharkam Polri

TANJUNG SELOR – Jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) resmi berganti, dari Kombes Ronald Ardiyanto Purba ke Kombes Dadan Wahyudi.

Kombes Ronald Ardiyanto Purba yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Kaltara, kini menduduki jabatan baru sebagai Auditor Sispamobvitnas Madya TK. II Baharkam Polri. Sementara itu, pejabat Dirreskrimsus yang baru, Kombes Dadan Wahyudi sebelumnya menjabat Kabid Propam Polda Sumsel.

Serah terima jabatan yang berlangsung di ruang Rupatama Kayan Polda Kaltara, dipimpin Kapolda Irjen Hary Sudwijanto, Rabu (28/5/2025).

Kapolda mengatakan, pergantian pejabat utama (PJU) tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1084/V/KEP./2025.

“Kepada pejabat baru diharapkan mampu membawa terobosan inovatif dalam penanganan kasus strategis, meningkatkan koordinasi antar unit, dan memberikan energi baru dalam menghadapi munculnya kasus-kasus kriminal yang terus berkembang,” kata Irjen Hary Sudwijanto.

Usai dilantik, Kombes Dadan Wahyudi saat ditemui awak media mengatakan, dirinya akan melaksanakan tugas baru sebagai dirreskrimsus Polda Kaltara dengan maksimal.

“Alhamdulillah semua welcome, mudah-mudahan saya dapat melaksanakan tugas dengan baik, melanjutkan program-program yang sudah dilaksanakan oleh pak Ronald Purba,” kata Kombes Dadan yang penah bertugas selama enam tahun di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

“Kedepannya kita bisa lebih baik lagi itu dengan dukungan jajaran krimsus Polda Kaltara tentu berkat dukungan bapak Kapolda Kaltara,” ujarnya.

Ia juga meyakini selama kepemimpinan Kombes Ronald Sebagai dirreskrimsus Polda Kaltara telah bekerja maksimal dan mencapai prestasi yang gemilang.

” Beliau berkinerja sangat baik sekali dalam menjalankan tugas di krimsus. InshaAllah saya melanjutkan tugas juga harus baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kombes Ronald Ardianto Purba yang diangkat sebagai auditor Sispamobvitnas Madya TK II Baharkam Polri berharap komunikasi atau tali silaturahmi awak media dengan Polda Kaltara terus terjalin dengan baik.

“Ke depan, saya harap kerja sama para awak media dengan Polisi, tetap terjalin dengan baik. Kita adalah mitra dan saling membutuhkan, sehingga sudah sewajarnya kalau jalinan kerja sama tersebut terjaga sampai kapanpun,” tutupnya.

Kasus besar yang berhasil diungkap direktorat kriminal khusus Polda Kaltara dibawah kepemimpinannya, seperti kasus RS Pratama Bunyu, kasus Ballpress ilegal, ilegal mining Sekatak, perdagangan hewan yang dilindungi, TPPO perdagangan orang, jaringan aplikasi Wala.(*)