TANJUNG SELOR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halalbihalal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Tanjung Selor yang digelar di Jalan Henry Edom, Sabanar Baru, Sabtu (18/4/2026) malam.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto yang hadir mewakili Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, menegaskan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Momentum halal bihalal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Di tengah tantangan pembangunan, stabilitas daerah hanya bisa terwujud jika masyarakatnya solid dan rukun,” kata Denny dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah menghadirkan suasana akrab dan penuh kekeluargaan dalam kegiatan bertema “Tebarkan Maaf, Kuatkan Silaturahmi” tersebut.
Menurut Denny, halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan, khususnya di lingkungan keluarga besar IKAT di Bumi Benuanta.
“Halalbihalal tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi media untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan. IKAT memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kekeluargaan, budaya, serta kebersamaan,” ujarnya.
Denny yang merupakan keturunan Toraja juga menunjukkan komitmennya terhadap kebersamaan keluarga besar IKAT. Meski tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, ia tetap menyempatkan diri hadir dalam kegiatan tersebut.
“Ibu saya asli dari Toraja (Sadan), untuk itu saya bersama istri harus hadir di acara halal bihalal ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai luhur masyarakat Toraja seperti Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai), dan Sipakainge (saling mengingatkan) sangat relevan dalam memperkuat persatuan di Kalimantan Utara.
“Momentum ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kebersamaan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Denny juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk warga IKAT, untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan Kaltara akan berjalan optimal jika didukung kolaborasi yang solid antara pemerintah, paguyuban, dan masyarakat.
“Kami berharap IKAT terus aktif dalam mendukung pembangunan Kalimantan Utara agar berjalan optimal, dengan tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan dan toleransi,” ucapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kaltara Hj. Sipta Meylina Denny, tokoh IKAT tingkat provinsi dan kabupaten, serta tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Bulungan.(*)







