TARAKAN — Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) AKBP Erwin S. Manik menerima kunjungan Malaysian Military Liaison Officer (MMLO) di Polres Tarakan,vRabu (19/11/2025).
Delegasi MMLO dipimpin Mejar Mohd Shah Rezuan bin Md Yusof bersama sejumlah pejabat militer Malaysia. Kapolres Tarakan AKBP Erwin S Manik memimpin jajarannya yang membidangi narkotika, kepolisian perairan, dan keamanan pelabuhan.
“Pertemuan ini tidak sekadar agenda silaturahmi, kedua pihak membahas sejumlah persoalan aktual di perbatasan Indonesia–Malaysia, mulai dari mobilitas ilegal, penyelundupan, hingga potensi kerawanan keamanan laut,” kata AKBP Erwin.
Dalam diskusi, lanjut Erwin, Polres Tarakan menyoroti masih tingginya mobilitas lintas batas yang kerap memanfaatkan celah pengawasan, baik melalui jalur laut tradisional maupun perlintasan tidak resmi.
“Modus penyelundupan barang konsumsi, bahan bakar, hingga dugaan perdagangan manusia disebut sebagai isu yang terus berulang dan memerlukan respons lebih terkoordinasi,” jelasnya.
Kapolres Tarakan menilai kolaborasi dengan Malaysia bukan lagi sekadar hubungan baik antarinstansi, tetapi kebutuhan praktis untuk mengendalikan ancaman yang berdampak langsung pada keamanan regional.
“Kejahatan perbatasan tidak mengenal batas negara. Pembenahan koordinasi adalah keharusan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam pertemuan itu pihak MMLO Malaysia menekankan pentingnya pertukaran informasi cepat (real-time intelligence sharing) untuk menghadapi pola kejahatan lintas batas yang semakin dinamis.
“Mereka juga mengusulkan penguatan patroli bersama di titik-titik rawan perbatasan laut yang selama ini menjadi jalur favorit jaringan penyelundup,” tegasnya.
“Kepolisian bersama MMLO Malaysia berkomitmen untuk menindaklanjuti beberapa langkah teknis, termasuk peningkatan frekuensi komunikasi operasional, mekanisme baru untuk pertukaran data, serta rencana peninjauan bersama di sejumlah titik rawan,” tutupnya.(*)










