TANJUNG SELOR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Gereja Toraja Jemaat Sion, Jumat (23/1) malam.
Keluarga besar Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Tanjung Selor berkumpul dalam perayaan Natal yang bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi menjadi ruang perjumpaan, penguatan iman, dan perekat persaudaraan di tanah rantau.
Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, SE., M.M., menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh umat Kristiani, khususnya keluarga besar IKAT Tanjung Selor.
Di hadapan jemaat, Denny menekankan bahwa Natal adalah momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kasih, kerendahan hati, dan damai sejahtera dalam kehidupan sehari-hari.
“Perayaan Natal menjadi momen untuk memperkuat nilai kasih, kerendahan hati dan damai sejahtera dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Natal bukan sekadar memperingati kelahiran Yesus Kristus, tetapi menjadi saat refleksi iman yang mengajarkan tentang kasih, pengorbanan, kerendahan hati, serta kedamaian yang harus diwujudkan dalam praktik kehidupan nyata.
“Nilai-nilai luhur inilah yang seharusnya terus hidup dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, dalam organisasi maupun kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
IKAT, lanjut Denny, memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu masyarakat Toraja yang merantau dan menetap di Kalimantan Utara, khususnya di Tanjung Selor. Organisasi ini bukan hanya menjaga identitas budaya dan nilai luhur Toraja, tetapi juga menjadi ruang untuk saling menguatkan, peduli, dan menjaga kebersamaan di perantauan.
Ia pun mengapresiasi kontribusi IKAT dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kami percaya pembangunan daerah tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan mendorong kemajuan daerah,” kata Denny yang juga mengaku sebagai orang Toraja.
Pemerintah Provinsi Kaltara, lanjutnya, terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti IKAT, dalam mendukung pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Denny berharap damai Natal dapat terus mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membawa harapan dan sukacita bagi masyarakat Kaltara dan Indonesia.
“Saya berharap damai Natal dapat mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan serta membawa harapan dan sukacita bagi masyarakat Kaltara dan Indonesia,” tutupnya. (*)










