BULUNGAN — Dua kecelakaan tunggal terjadi secara beruntun di Jalan Ahmad Yani KM 17, poros Bulungan–Berau, tepatnya di jembatan KM 17, pada Minggu dan Senin, 16–17 November 2025.
Jalur yang dikenal rawan karena kontur menurun serta tikungan tajam itu kembali memakan korban. Satu pengendara dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolresta Bulungan Kombes Rofikoh Yunanto melalui Kasat Lantas Polresta Bulungan, AKP Yonathan Kurniawan, menjelaskan bahwa kecelakaan pertama terjadi pada Minggu (16/11) sekitar pukul 18.00 WITA. Sebuah Daihatsu Terios putih bernomor polisi KU 1571 AF yang dikemudikan Is (54) tergelincir saat melintasi turunan curam dalam kondisi jalan licin.
“Kendaraan hilang kendali, menabrak pembatas jalan, lalu terjun ke jurang di sisi jembatan,” ungkap Yonathan, Selasa (18/11/2025).
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Is meninggal dunia di tempat. Dua penumpang lainnya, H (46) dan DA (45), mengalami luka-luka.
“H mengalami patah tulang belakang dan luka pada hidung, sedangkan DA mengalami memar di kepala,” ujarnya.
Petugas kepolisian langsung melakukan evakuasi dan mengamankan kendaraan. Kedua penumpang yang selamat dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan.
Sehari kemudian, lanjut Yonathan pada Senin (17/11) sekitar pukul 10.00 WITA, kecelakaan kedua kembali terjadi di jembatan KM 17.
Sebuah truk boks Hino Dutro KT 8037 MV yang dikemudikan AK (32) diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan dengan tikungan ke kanan. Truk tidak mampu dikendalikan dan menghantam pagar beton jembatan hingga bagian depannya rusak parah.
“Meski bagian depan truk ringsek, pengemudi AK tidak mengalami luka. Di sekitar lokasi memang sudah kami pasang spanduk peringatan untuk berhati-hati,” jelas Yonathan.
Ia menambahkan, dua kecelakaan dalam kurun kurang dari 24 jam ini kembali menegaskan tingginya kerawanan di jalur KM 17, terutama saat kondisi hujan.
“Kami imbau pengendara meningkatkan kewaspadaan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama sistem rem. Kurangi kecepatan saat melintasi jalur menurun dan tikungan,” tutupnya. (*)













