Gubernur Hadiri RUPS, Bankaltimtara Reshuffle Direksi dan Komisaris

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) yang menetapkan susunan direksi dan komisaris baru, Kamis (23/4/2026).

Rapat yang digelar di Kantor Pusat Bankaltimtara, Samarinda, turut dihadiri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud serta para pemegang saham yang terdiri dari para kepala daerah, baik hadir langsung maupun melalui kuasa.

Dalam RUPS tersebut, Rommy Wijayanto ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Muhammad Yamin. Selain itu, Viky Pujo Rahmanto dipercaya sebagai Direktur Kredit, sementara Yenny Israwati menjabat Direktur Operasional dan Manajemen Risiko.

Untuk jajaran komisaris, Achmad Syamsudin ditunjuk sebagai Komisaris Utama Independen. Adapun Sri Wahyuni ditetapkan sebagai Komisaris Non Independen mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Sementara itu, pemegang saham juga menyetujui pencalonan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto, sebagai Komisaris Non Independen perwakilan Pemprov Kaltara. Namun, yang bersangkutan masih harus mengikuti uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui, Rommy Wijayanto dikenal memiliki rekam jejak kuat di sektor perbankan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI.

Pada 2023, ia meraih penghargaan Best Performance CFO 2023 dari Warta Ekonomi Group, serta kembali memperoleh pengakuan serupa pada 2024 atas keberhasilannya dalam implementasi strategi keuangan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama Bankaltimtara sebelumnya, Muhammad Yamin, sejatinya masih memiliki sisa masa jabatan hingga 2028. Ia menjabat sebagai direktur utama definitif sejak 2020 dan kembali dikukuhkan melalui RUPS pada April 2024.

Selain Rommy, kandidat lain yang turut bersaing adalah Amri Mauraga, mantan Direktur Utama Bank Sulselbar. Namun, dukungan penuh para pemegang saham akhirnya mengerucut pada Rommy melalui mekanisme aklamasi.

Pemimpin Sekretariat Perusahaan Bankaltimtara, Rita Kurniasih, menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi perusahaan.

“Ini bagian dari upaya memastikan tersedianya kepengurusan yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas dalam mendukung pencapaian tujuan strategis perusahaan dan memperkuat fondasi kelembagaan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai informasi, kepemilikan saham Bankaltimtara merupakan sinergi antara pemerintah provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota di kedua wilayah tersebut.(*)