Kebakaran Hanguskan Gereja Katolik dan Dapur Pastoral di Tulin Onsoi

NUNUKAN – Kebakaran menghanguskan Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph dan bangunan dapur pastoral di Jalan Santo Yoseph RT 01, Desa Sekikilan, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (12/6/2026) dini hari.

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Sunarwan membenarkan kebakaran itu yang terjadi sekitar pukul 00.55 WITA

“Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari area dapur pastoral sebelum merambat ke bangunan Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph,” kata Sunarwan, Sabtu (13/6/2026).

Dijelaskannya, salah seorang saksi berinisial F yang saat itu berada di depan rumah melihat percikan api disertai suara dari arah dapur pastoral. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan gereja.

“Saksi lainnya berinisial G mengaku sempat mendengar bunyi dari instalasi listrik gereja sebelum melihat api muncul dari bagian belakang bangunan. Saksi kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran,” jelasnya.

Petugas gabungan yang terdiri dari Damkar Tulin Onsoi, personel Yon TP 881/Bd, Polsek Sebuku, dan warga sekitar berupaya memadamkan api. Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WITA.

“Dalam proses pemadaman, dikerahkan satu unit mobil tangki Damkar Tulin Onsoi, dua unit mobil tangki Damkar Yon TP 881/Bd, satu unit ambulans, empat personel Polsek Sebuku, 50 personel Yon TP 881/Bd, tiga personel Damkar, serta warga setempat,” ujarnya.

Sunarwan mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik atau percikan api yang berasal dari dapur pastoral. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kasus tersebut masih ditangani Polsek Sebuku.

“Unit Reskrim Polsek Sebuku juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Nunukan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran,” tutupnya.