TARAKAN – Upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan dari bangku sekolah membuahkan hasil membanggakan. SDIT Muslimat 1 Tarakan, sekolah binaan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal Tarakan, berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2025.
Penghargaan yang diterima pada 11 Desember 2025 itu menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. Bukan sekadar program, prinsip pelestarian lingkungan telah menjadi bagian dari keseharian belajar-mengajar di sekolah tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, sekolah Adiwiyata Nasional diberikan kepada satuan pendidikan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan hidup secara menyeluruh, mulai dari kebijakan sekolah, proses pembelajaran, kegiatan partisipatif warga sekolah, hingga pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.
“Capaian ini menegaskan peran sekolah sebagai ruang strategis pembentukan karakter generasi muda yang berwawasan lingkungan,” kata Edi Mangun, Selasa 16 Desember.
Edi mengungkapkan, keberhasilan SDIT Muslimat 1 Tarakan lahir dari sinergi seluruh warga sekolah. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua berjalan seiring dalam menanamkan kesadaran lingkungan.
“Selain itu, pendampingan berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga, dilakukan melalui Program Pertamina Cerdas Sekolah Adiwiyata turut memperkuat berbagai inisiatif yang dijalankan,” ungkapnya.
“Sejumlah program unggulan diterapkan secara konsisten, seperti pengelolaan sampah berbasis prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), pemanfaatan kebun sekolah sebagai media pembelajaran, penghematan energi dan air, pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, serta integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari,” sambung dia.
Edi juga menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional ini membuktikan bahwa kolaborasi dunia pendidikan dan dunia usaha dapat menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan. Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Tarakan berkomitmen terus mendukung penguatan pendidikan berwawasan lingkungan untuk menyiapkan generasi masa depan yang peduli dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 secara resmi diterima Kepala SDIT Muslimat 1 Tarakan, Hj. Leginah, yang hadir mewakili seluruh warga sekolah dalam acara penganugerahan tingkat nasional.
“Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas konsistensi sekolah dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata,” ujar Edi.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem pendidikan yang berkarakter dan berwawasan lingkungan. Langkah ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, serta SDG 13 terkait aksi terhadap perubahan iklim,” tutupnya.(*)












