Tanjung Selor – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltara, menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-III tahun 2025 di Tanjung Selor pada 24 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung serentak di 38 provinsi se-Indonesia.
Muswil dibuka langsung oleh Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, melalui siaran TV PKS. Ia menjelaskan Muswil adalah forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat wilayah, diadakan setiap lima tahun sekali sesuai Pasal 78 Anggaran Rumah Tangga PKS.
“Muswil menjadi proses regenerasi kepemimpinan. Dewan pimpinan wilayah dan pengurus DPD periode 2020–2025 resmi dinyatakan demisioner.”
DPP PKS memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh jajaran DPD periode sebelumnya atas dedikasi mereka. Mereka berharap Allah membalas setiap usaha yang telah diberikan dengan baik.
Kepengurusan PKS periode 2025–2031 resmi dikukuhkan. Mereka menjadi perpanjangan tangan DPP di tingkat wilayah dan mewakili anggota partai.
“PKS harus selalu menjadi partai yang kuat. Partai ini harus terus terdepan dalam melayani, memberdayakan, dan membela masyarakat di semua provinsi.” Tegas Almuzzammil
Ketua DPW PKS Kaltara, Asep Mahmudin, menambahkan Muswil menjadi momentum penting yang digelar setiap lima tahun.
“Pesan Presiden PKS, Bapak Almuzzammil Yusuf, menekankan agar kesolidan struktur PKS harus terus diperkuat. Termasuk dalam merancang target pemenangan Pemilu melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil),” katanya.
Menurut Asep, dari Rakerwil akan lahir berbagai target strategis yang disepakati bersama. Muswil ini juga sekaligus mengukuhkan kepengurusan DPW di tiap provinsi, yang masing-masing dijabat oleh delapan orang.
Terkait tantangan ke depan, Asep menegaskan fokus utama adalah memperkuat struktur kepengurusan.
“Dengan kesolidan kader, InsyaAllah mesin politik PKS akan semakin kuat dalam meraih target-target ke depan,” tandasnya.










