NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara memastikan pelayanan kunjungan masyarakat tetap berjalan optimal di tengah lonjakan pengunjung selama periode libur panjang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Berdasarkan data resmi, sejak 18 hingga 29 Maret 2026, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan Ibu Kota Nusantara mencapai 352.102 orang, dengan total kendaraan masuk sebanyak 80.105 unit, mulai dari sepeda motor, mobil hingga bus.
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, yang memimpin Tim Pelayanan Kunjungan Masyarakat, menyebut kesiapan pelayanan didukung lintas sektor. Wakil Ketua tim dijabat Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi.
Otorita IKN juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran pelayanan, mulai dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, aparat daerah di Sepaku dan Penajam Paser Utara, hingga Kementerian Pekerjaan Umum, tenaga kesehatan, petugas lapangan, serta pemandu wisata.
Selama periode kunjungan, sejumlah titik menjadi pusat keramaian, seperti kawasan Istana Negara, Masjid Negara IKN, Jembatan Kaca di area glamping, Bendungan Sepaku Semoi, serta Taman Kusuma Bangsa.
Selain itu, Plaza Seremoni dan Plaza Bhinneka menjadi pusat aktivitas publik yang didukung fasilitas kuliner dan ruang interaksi masyarakat.
Pengunjung juga memanfaatkan Sentra Massa sebagai pusat informasi IKN yang dilengkapi mini teater, maket pembangunan, hingga fasilitas interaktif. Otorita IKN turut menyediakan aplikasi IKNOW yang memungkinkan pengunjung mengakses layanan, termasuk tombol darurat saat terjadi kendala.
Di lapangan, petugas juga menghadapi berbagai dinamika, seperti membantu pengunjung yang terpisah dari rombongan maupun kehilangan barang.
Salah satu petugas keamanan, Sri Wahyuni, mengatakan pihaknya selalu siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kadang ada orang tua mencari anaknya atau pengunjung yang kehilangan barang, dan kami bantu mencarikannya,” ujarnya.
Antusiasme juga datang dari wisatawan mancanegara. Turis asal Belanda, Michael De Jong, menilai konsep pembangunan Nusantara memadukan modernitas dan kelestarian lingkungan.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Anke De Jong, menyebut Nusantara sebagai destinasi yang layak dikunjungi karena memiliki karakter yang berbeda.
Pengunjung domestik asal Kalimantan Utara, Sopiansah, mengaku terkesan dengan perkembangan IKN dan kemudahan akses menuju kawasan tersebut.
Di sisi lain, pembangunan kawasan Nusantara terus berjalan, termasuk penyelesaian infrastruktur pendukung seperti pasar, fasilitas pendidikan, hingga pengembangan institusi seperti Universitas Gunadarma dan Sekolah Taruna Nusantara.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam menyukseskan pelayanan kunjungan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN.
“Seeing is believing, masyarakat bisa melihat langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara, tidak hanya bangunan, tetapi juga ekosistem kawasan yang terus dibangun,” ujarnya.
Otorita IKN juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelayanan libur panjang serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Ibu Kota Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia.(*)













