TANJUNG SELOR – Komitmen Polri membangun proses seleksi yang bersih dan profesional kembali ditegaskan dalam pelaksanaan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia serta peserta seleksi SPPK, Sespimma, dan SIP Polri T.A. 2026 yang digelar SSDM Mabes Polri.
Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi salah satu Polda yang ikut secara serentak melalui sambungan Zoom dari Tanjung Selor pada Jumat (21/11/2025).
Dihadiri Karo SDM Polda Kaltara Kombes Pol. Warsono, jajaran Propam, Dokkes, panitia daerah hingga peserta, kegiatan ini menjadi langkah awal seleksi terpadu yang akan menentukan masa depan karier puluhan personel Polri. Total 110 personel Polda Kaltara ambil bagian: 102 peserta SIP, 2 peserta SPPK, dan 6 peserta Sespimma.
Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan, Dalam arahannya, ia menyampaikan pesan tegas namun memotivasi. Sebuah penegasan bahwa seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan ujian integritas dan kesiapan diri.
“Seleksi ini menuntut kesiapan fisik, mental, dan akademik. Ikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, patuhi aturan yang telah ditetapkan, dan kelola waktu sebaik mungkin. Kami berharap seluruh peserta diberikan kelancaran dari awal hingga akhir,” ujar Brigjen Pol. Erthel Stephan.
Jenderal bintang satu di Mabes Polri ini mengingatkan bahwa seluruh proses berlangsung dengan menjunjung tinggi prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
” Prinsip inilah yang menjadi fondasi agar jalannya seleksi bebas dari intervensi, terbuka untuk diawasi, serta dapat dipertanggungjawabkan secara profesional,” tegasnya.
Erthel bilang, dengan penerapan prinsip BETAH, Polri menargetkan lahirnya personel-personel terbaik dan tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga berkarakter kuat serta berintegritas, siap mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Seleksi tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus komitmen sebagai anggota Polri yang siap meningkatkan kualitas diri dan organisasi,” tutupnya.(*)







