NUNUKAN – Suara riang anak-anak terdengar dari dalam bus yang membawa siswa TK Bukit Zaitun, Jalan Persemaian, Kabupaten Nunukan, Sabtu (26/9/2026).
Hari itu, perjalanan mereka menuju Polres Nunukan terasa berbeda. Bukan sekadar berangkat mengikuti studi wisata, tetapi menjadi pengalaman baru yang mempertemukan dunia anak-anak dengan sosok polisi yang selama ini mungkin hanya mereka lihat dari kejauhan.
Perjalanan itu semakin istimewa karena mereka mendapat fasilitas bus gratis dari personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Kalimantan Utara melalui program Brimob Peduli Anak Sekolah.
Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, para siswa menikmati perjalanan menuju lokasi. Bagi orang dewasa, perjalanan menggunakan bus mungkin merupakan hal biasa. Namun, bagi sebagian anak-anak, pengalaman itu menjadi bagian kecil dari cerita yang akan mereka bawa pulang.
Setibanya di Polres Nunukan, suasana kembali dipenuhi keceriaan. Para siswa mendapat sambutan hangat dan diajak mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian.
Mereka diperkenalkan dengan tugas dan peran anggota Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kunjungan itu sekaligus menjadi ruang belajar yang berbeda. Anak-anak tidak hanya mendengar cerita dari guru di dalam kelas, tetapi melihat secara langsung bagaimana lingkungan kepolisian dan mengenal orang-orang yang bekerja di dalamnya.
Di tengah kegiatan, batas antara anak-anak dan polisi pun terasa mencair. Polisi tidak hanya hadir dengan seragam dan tugas menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sosok yang bisa dekat, ramah, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Bagi Brimob, menyediakan bus gratis mungkin merupakan bentuk pelayanan sederhana. Namun bagi anak-anak TK Bukit Zaitun, perjalanan tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso mengatakan, kegiatan Brimob Peduli Anak merupakan bagian dari komitmen jajarannya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung dunia pendidikan.
“Kami ingin kehadiran Brimob tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita dukung, kita lindungi, dan kita berikan ruang untuk tumbuh dengan penuh semangat dan keceriaan,” ujar Kombes Sutrisno.
Ia bilang, kedekatan dengan anak-anak menjadi bagian penting dalam membangun hubungan positif antara kepolisian dan masyarakat. Sebab, mengenalkan polisi kepada anak-anak tidak selalu harus melalui pesan tentang aturan dan keamanan. Terkadang, kedekatan itu justru tumbuh dari hal sederhana sebuah perjalanan, sebuah senyuman dan pengalaman menyenangkan yang membuat anak-anak merasa aman berada di dekat polisi.
“Bus Brimob ini bukan hanya mengantarkan anak-anak menuju tempat belajar. Ia membawa cerita kecil tentang kepedulian, tentang bagaimana sebuah perjalanan sederhana dapat menjadi pengalaman berharga,” tutupnya.(*)











