Kombes Budi Rahmat : Pemuda Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Era Post-Truth

TARAKAN — Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalimantan Utara (Kaltara), Kombes Budi Rachmat menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penjaga kebenaran di tengah derasnya arus informasi yang sering menyesatkan.

Hal ini diungkapkan Kombes Budi dalam dialog publik bertema “Meneguhkan Semangat Sumpah Pemuda di Era Post-Truth” yang digelar di Universitas Terbuka Tarakan, Selasa (28/10/2025).

“Ancaman terbesar bangsa saat ini justru datang dari penyebaran disinformasi di ruang digital,” kata Kombes Budi.

“Pemuda harus jadi agen verifikasi, bukan penyebar hoaks. Di era digital, semangat Sumpah Pemuda ini dapat diwujudkan dengan menjaga ruang informasi tetap bersih dan berbasis fakta,” sambungnya.

Kombes Budi juga bilang, keberanian anak muda untuk mengklarifikasi dan melawan hoaks merupakan bentuk nyata dari semangat kebangsaan di masa kini. Selain itu, literasi digital menjadi benteng utama melawan propaganda dan ujaran kebencian yang bisa memecah persatuan.

“Polri melihat generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga kebenaran. Semangat kritis dan kemampuan memilah informasi harus terus ditumbuhkan,” ungkapnya.

Kombes Budi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, media, dan masyarakat digital untuk memperkuat ketahanan informasi nasional.

“Kita tidak boleh kalah oleh kebisingan di media sosial. Yang dibutuhkan bangsa ini adalah keberanian untuk berpihak pada fakta,” tutupnya.(*)