TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) akan memberikan perhatian khusus terhadap meningkatnya kasus pelecehan seksual yang terjadi di wilayah Kaltara.
Ketua Komisi 4 DPRD Kaltara, Tamara Moriska menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah konkret melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi dan perangkat daerah terkait.

“Edukasi menjadi kunci penting dalam mengurangi kasus ini, terutama edukasi kepada perempuan tentang bentuk-bentuk pelecehan, baik verbal maupun nonverbal,” katanya, beberapa waktu lalu.
“Perempuan harus diberi edukasi yang jelas agar tidak diremehkan, bahkan melalui bahasa. Mengingat beberapa kasus pelecehan yang terjadi baru-baru ini,” pesannya.
Tamara menegaskan, masalah ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan di Provinsi Kaltara khususnya dan Indonesia umumnya.(*)







