TANJUNG SELOR – Koordinator Pelaksana Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan, Tasa Gung, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas suksesnya pelaksanaan Mubes LADK Bulungan yang digelar di Desa Jelarai Selor sejak 26 hingga 29 Mei.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Desa Jelarai Selor sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan besar bagi masyarakat setempat.
“Puji syukur kepada Tuhan, seluruh rangkaian kegiatan Mubes LADK Bulungan berjalan sukses. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, tokoh adat, tokoh masyarakat, masyarakat, dan para peserta yang hadir dengan semangat persaudaraan,” kata Tasa Gung, Jumat (29/5/2026) Malam.
Tasa Gung mengatakan, keberhasilan pelaksanaan Mubes menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat Dayak dalam menjaga adat, budaya, dan persatuan. Apalagi, puluhan desa dari pedalaman Bulungan hadir mengikuti rangkaian kegiatan Mubes LADK Bulungan
“Kegiatan ini bukan hanya forum organisasi, tetapi juga momentum mempererat tali persaudaraan antarwarga Dayak dari berbagai wilayah,” kata Tasa Gung.
“Kita hadir dengan satu hati dan satu arah. Dalam suka maupun duka, kita tetap bersatu. Saya percaya Tuhan memberkati seluruh proses kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik hingga selesai,” sambung Tasa yang juga menjabat wakil ketua DPRD kabupaten Bulungan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh adat dan orang-orang tua Dayak yang selama ini menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya bangga melihat para orang tua kita yang terus memberikan contoh dan semangat kepada generasi muda. Masyarakat Dayak memiliki jiwa kasih, gotong royong, dan kepedulian yang sangat tinggi. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita pertahankan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tasa Gung berharap semangat persatuan yang tercermin dalam Mubes LADK Bulungan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam berbagai bidang pembangunan daerah.
“Kita harus tetap kompak dan saling mendukung. Dengan persatuan yang kuat, saya berharap masyarakat Dayak terus memiliki keterwakilan yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat adat, baik di pemerintahan maupun di lembaga legislatif. Jika kita bersatu, maka suara masyarakat Dayak akan semakin kuat dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Tasa Gung juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tokoh masyarakat, pengusaha, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Mubes LADK Bulungan, termasuk melalui bantuan hadiah dan doorprize yang menambah semarak kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para tokoh masyarakat dan sponsor yang telah berpartisipasi memberikan dukungan, hadiah, dan doorprize. Dukungan ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan lembaga adat dan kebersamaan masyarakat Dayak,” ujarnya.
Tasa bilang, keberhasilan Mubes LADK Bulungan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang memiliki komitmen untuk menjaga persatuan dan memajukan organisasi adat.
“Keberhasilan kegiatan ini bukan hanya milik panitia, tetapi milik seluruh masyarakat Dayak. Semoga kebersamaan yang telah terbangun selama Mubes ini terus terjaga dan menjadi kekuatan bagi kita dalam membangun daerah serta menjaga warisan adat dan budaya untuk generasi mendatang,” pungkasnya.(*)











