TANJUNG SELOR – Patriot Muda Training Centre (PMTC) mulai membuka layanan bimbingan belajar (Bimbel) persiapan seleksi TNI, Polri dan sekolah kedinasan di Kalimantan Utara (Kaltara). Hingga saat ini, tercatat delapan peserta telah mendaftar untuk mengikuti program tersebut.
Direktur PMTC, Mohammad Siswan Efandy mengatakan, pihaknya juga tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah vendor untuk menyediakan program beasiswa bagi peserta di Bumi Benuanta. Langkah itu dilakukan agar layanan Bimbel dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
“Sudah ada delapan orang yang mendaftar untuk cabang Kaltara yang ada di Tanjung Selor. Kami juga akan bekerja sama dengan beberapa vendor untuk membuka beasiswa di Kaltara,” kata Siswan Efandy, Senin (13/7/2026).
“Prinsip kami adalah pemerataan, sehingga semua golongan bisa mengikuti kegiatan belajar ini dan menikmati fasilitas yang kami sediakan,” sambung dia.
Ia menuturkan, tingginya persaingan seleksi masuk TNI, Polri maupun perguruan tinggi kedinasan membuat calon peserta membutuhkan persiapan yang lebih matang.
“Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan dan menjadi abdi negara merupakan impian banyak pelajar di Indonesia. Namun, untuk mencapainya diperlukan usaha yang luar biasa karena persaingan semakin ketat setiap tahunnya,” ujarnya.
Siswan mengungkapkan, PMTC memberikan pembinaan terhadap seluruh tahapan seleksi, mulai dari tes akademik, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikotes, wawancara, hingga pembinaan mental dan ideologi.
“Di Kaltara , peserta akan mengikuti pembelajaran teori dan latihan fisik. Selanjutnya, peserta yang memenuhi tahapan seleksi akan menjalani karantina intensif selama tiga hingga enam bulan di Jakarta untuk pendalaman materi, simulasi wawancara, dan persiapan pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya.
Dijelaskannya, saat ini PMTC baru membuka satu pusat layanan di Provinsi ke 34 yakni di Tanjung Selor sebagai ibukota Provinsi sekaligus sebagai cabang ke 28 di Indonesia.
“Kapasitas peserta di Kaltara akan ditingkatkan apabila minat masyarakat terus bertambah,” jelasnya.
Ia menambahkan, PMTC menawarkan program garansi uang kembali sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku apabila peserta tidak lulus seleksi. Program ini menjadi bentuk komitmen lembaga dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat.
“Dengan kurikulum, metode pembelajaran dan pengalaman yang sudah terbukti, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih besar bagi putra-putri Kalimantan Utara untuk bersaing dan mewujudkan cita-cita menjadi abdi negara,” tutupnya.(*)







