TANJUNG SELOR — Ribuan masyarakat Dayak Kenyah menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan yang digelar pada 27–29 Mei 2026 di Gedung Pemuda Jelarai Tengah, Desa Jelarai Selor, Tanjung Selor.
Koordinator kegiatan, Tasa Gung mengatakan Mubes yang pertama ini menjadi agenda penting organisasi dalam menentukan kepengurusan baru LADK Kabupaten Bulungan masa bakti 2026–2031.
“Melalui Mubes ini kami ingin memperkuat kebersamaan masyarakat Dayak Kenyah sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan menyusun program organisasi ke depan,” kata Tasa Gung, Kamis (27/5/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan Mubes tidak hanya berfokus pada agenda musyawarah, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan budaya dan olahraga tradisional untuk melibatkan masyarakat secara luas.
“Warga Dayak Kenyah ini hadir dari puluhan desa yang di Bulungan terutama dari Pedalaman,” ungkap Tasa Gung.
“Rangkaian kegiatan dimulai dengan malam ramah tamah, Seladoq dan Pemung Uman, kemudian dilanjutkan opening ceremony Mubes LADK Kabupaten Bulungan,” sambung dia.
Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan budaya dan olahraga tradisional seperti Tari Dayak Kenyah tunggal putra dan putri, musik sampeq tunggal, gasing tradisional, olahraga Payu’ Duk, petengkiq, hingga lomba akurasi menyumpit.
“Mubes LADK Bulungan nantinya juga akan dirangkai dengan pengukuhan serta pelantikan pengurus baru hasil musyawarah,” tuturnya.
Tasa Gung yang juga wakil ketua DPRD Bulungan menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan budaya Dayak Kenyah kepada generasi muda.
“Terima kasih kepada masyarakat Kenyah yang telah ikut berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan Mubes ini agar berjalan lancar dan sukses,” tutupnya.(*)











