Rakerda I Jadi Titik Konsolidasi, PDIP Kaltara Susun Strategi Hadapi Pemilu 2029

TANJUNG SELOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 pada pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang digelar di Tanjung Selor, Sabtu (11/7/2026).

Forum itu difokuskan pada konsolidasi organisasi, evaluasi kerja partai, serta penyusunan agenda politik lima tahun ke depan.

Mengusung tema “Satyam Eva Jayate, 2029 Saatnya PDI Perjuangan Memimpin Kalimantan Utara”, Rakerda diikuti jajaran pengurus DPD, DPC, badan dan sayap partai dari seluruh kabupaten dan kota di Bumi Benuanta.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltara, Albertus Stefanus Marianus mengatakan, Rakerda menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan organisasi menghadapi dinamika politik yang diperkirakan semakin kompetitif menjelang 2029.

“Rakerda ini bukan sekadar agenda rutin partai, tetapi menjadi forum untuk mengevaluasi kerja organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi kontestasi politik 2029,” kata Albertus.

Albertus bilang, penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah menjadi prioritas agar PDI Perjuangan tetap memiliki kedekatan dengan masyarakat. Seluruh kader pun diminta meningkatkan aktivitas politik di tengah masyarakat dan memastikan program-program partai menjawab kebutuhan warga.

“Jadikan Rakerda ini sebagai starting point untuk lebih giat bergerak ke bawah dan kembali menemui konstituen. Bangun semangat juang agar PDI Perjuangan kembali berjaya di Kaltara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menegaskan kekuatan partai bertumpu pada struktur organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kader partai tidak boleh kehilangan kedekatan dengan warga karena berbagai persoalan di daerah membutuhkan kehadiran dan keberpihakan partai melalui kerja politik yang nyata,” tegas Deddy Sitorus yang juga menjabat anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan adalah partai akar rumput. Pengurus ranting, anak ranting, dan PAC menjadi ujung tombak yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat,” sambung dia.

Ia menambahkan, jabatan politik bukan tujuan utama perjuangan partai. Yang lebih penting adalah memastikan gagasan dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat terus diperjuangkan melalui seluruh struktur organisasi.

“Melalui Rakerda I ini, kita targetkan terbentuknya arah gerak organisasi yang lebih solid menjelang Pemilu 2029, dengan fokus pada konsolidasi internal, penguatan mesin partai dan peningkatan kehadiran kader di tengah masyarakat,” tutupnya.

Turut hadir dalam rakerda itu diantaranya Walikota Tarakan, dr Khairul, Wakil walikota Tarakan, Ibnu Saud yang juga ketua DPD Partai Gerindra, Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, perwakilan pimpinan Partai di Kaltara, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan se Kabupaten/kota dan anggota DPRD Provinsi Kaltara dari PDI Perjuangan.(*)