TANJUNG SELOR – Komunikasi yang baik menjadi fondasi penting dalam membangun sinergi antar penegak hukum. Semangat itu tercermin dalam silaturahmi antara Kapolresta Bulungan, Dandim 0903/Bulungan dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan yang berlangsung di ruang kerja Dandim 0903/Bulungan, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral sekaligus menyamakan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung pembangunan di Kabupaten Bulungan.
Silaturahmi itu, selain dihadiri Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H., Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf. Dhuwi Hendra Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Bulungan Yopi Andriansyah, S.H., M.H., juga hadir Kasdim 0903/Bulungan, Kabag Ops Polresta Bulungan Kompol Kemas Errie, S.I.K., Kasat Lantas AKP Yonathan, Kasat Resnarkoba AKP Fajri, S.I.K., serta sejumlah pejabat dari masing-masing institusi.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofikoh Yunianto mengatakan, silaturahmi itu bukan sekadar agenda mempererat hubungan antarlembaga, tetapi menjadi langkah nyata membangun koordinasi yang semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Sinergitas yang sudah terjalin dengan baik harus terus kita pelihara. Komunikasi yang intensif menjadi kunci agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan profesional,” kata Kombes Rofikoh.
Rofikoh bilang, keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kekompakan seluruh unsur penegak hukum.
“Ketika TNI, Polri dan Kejaksaan berjalan dalam satu visi, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal. Inilah yang terus kami bangun melalui koordinasi yang berkesinambungan,” ujarnya.
Rofikoh menegaskan, kolaborasi yang solid akan memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Masyarakat berhak merasakan rasa aman. Karena itu, kami ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan selalu mengedepankan sinergi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini tidak hanya terbangun di tingkat pimpinan, tetapi juga tercermin hingga ke jajaran pelaksana di lapangan.
“Sinergitas harus menjadi budaya kerja. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan tugas akan semakin efektif dan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan, Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf. Dhuwi Hendra Jaya yang menegaskan bahwa soliditas antar lembaga merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas daerah.
“Hubungan baik yang telah terbangun harus terus diperkuat. Tantangan yang kita hadapi semakin kompleks sehingga membutuhkan kebersamaan dan saling mendukung dalam setiap pelaksanaan tugas,” ungkapnya.
Selain itu, TNI selalu siap bekerja sama dengan Polri dan Kejaksaan demi menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat.
“Tujuan kita sama, yaitu menjaga keamanan, menegakkan hukum sesuai kewenangan masing-masing, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Dhuwi.
Ia juga menilai komunikasi yang terbuka menjadi modal penting dalam mencegah munculnya berbagai persoalan di lapangan.
“Koordinasi yang baik akan membuat setiap tantangan dapat diantisipasi lebih awal. Karena itu, silaturahmi seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bulungan, Yopi Andriansyah mengatakan, sinergi antarlembaga penegak hukum merupakan fondasi dalam menciptakan kepastian hukum yang berkeadilan.
“Melalui komunikasi yang baik, setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan selaras sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan profesional,” jelas Kajari..
Yopi mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara akan semakin kuat apabila seluruh aparat penegak hukum mampu menjaga kekompakan dan saling mendukung.
“Tidak ada ruang bagi ego sektoral. Yang harus dikedepankan adalah kepentingan masyarakat dan kepentingan negara melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” tegasnya.
Ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan formal, tetapi menjadi komitmen yang terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Semakin kuat koordinasi yang kita bangun, semakin besar manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Itu yang menjadi tujuan utama kebersamaan ini,” pungkasnya.(*)







