BULUNGAN – Kabupaten Bulungan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung agenda swasembada pangan nasional. Realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi hingga Desember 2025 mencapai 7.972,52 hektare atau 119,46 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini menjadi salah satu sorotan dalam kegiatan panen raya yang dihadiri Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, Rabu (7/1/2026).
Panen raya yang berlangsung di lahan Kelompok Tani Subur, Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, dirangkaikan dengan pengumuman swasembada pangan oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual, sekaligus pencanangan gerakan tanam padi musim tanam 2026.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menegaskan, capaian tersebut mencerminkan kekuatan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemandirian pangan daerah.
“Capaian luas tanam padi yang melampaui target ini menunjukkan bahwa Kalimantan Utara mampu menjadi bagian penting dalam agenda swasembada pangan nasional. Ini merupakan hasil kerja bersama petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Zainal.
Data pertanian menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, realisasi LTT padi di Bulungan tercatat 5.703 hektare. Angka tersebut meningkat 39,79 persen pada 2025, didorong optimalisasi lahan, dukungan program CSR, serta kontribusi padi gogo sebagai komoditas unggulan.
Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan, Polri berperan aktif mengawal keberlanjutan program ketahanan pangan.
“Polri berkomitmen memastikan program ketahanan pangan berjalan aman dan tepat sasaran. Pengamanan distribusi sarana pertanian hingga proses panen menjadi bagian dari upaya kami agar petani dapat bekerja dengan tenang dan produktivitas terus meningkat,” kata Djati.
Irjen Djati menegaskan bahwa stabilitas keamanan di sektor pertanian menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran produksi pangan, khususnya di wilayah strategis seperti Kaltara.
“Dengan capaian yang melampaui target dan tren peningkatan produktivitas, Kabupaten Bulungan diproyeksikan menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di wilayah utara Kalimantan,” tegasnya.
“Kepolisian bersama pemerintah daerah dan kelompok tani menargetkan keberlanjutan tanam dan optimalisasi lahan sebagai kunci menjaga stabilitas pangan nasional ke depan,” tutupnya.(*)







