Herman Dukung Upaya Pemprov Kurangi Pengangguran di KaltaraTANJUNG SELOR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Herman, mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi (Pemrov) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara yang terus berupaya mengurangi angka pengangguran. Salah satunya melalui kegiatan, Job Fair atau Pameran Bursa Kerja yang digelar beberapa waktu lalu.
“Ini merupakan langkah nyata, dan kami sangat mengapresiasi langkah – langkah Pemprov dalam penanganan penganguran,” ungkap Herman, Kamis (5/12/2024).
Menurutnya, semakin banyaknya dunia usaha yang terus membuka peluang kerja di Kaltara akan jadi solusi dan kesempatan masyarakat bisa bekerja terutama kaum generasi melenial.
“Misalnya di Kawasan Industri Pelabuhan dan Industri (KIPI) Mangkupadi-Tanah Kuning, Industri Tambang, Perkebunan Sawit dan lainnya,” kata Herman.
“Kita apresiasi, Pemprov bisa membuka akses dan memberikan kesempatan untuk masyarakat Kaltara bisa bekerja,” lanjut Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltara ini.
Terpisah, Kepala Disnakertrans Kaltara, Haerumuddin menegaskan, tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi saat ini yaitu ketidak seimbangan antara jumlah lapangan pekerjaan dengan tenaga kerja, serta kurangnya akses informasi terkait lowongan kerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di bulan Agustus 2024, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 146,62 juta orang dengan angka pengangguran terbuka sebanyak 7,47 juta orang.
Di Kaltara, jumlah pengangguran terbuka pada Februari 2024 tercatat sebanyak 358.450 orang, turun 14.619 orang dibanding Februari 2023.
“Meski terjadi penurunan, angka ini masih perlu menjadi perhatian kita bersama. karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menyediakan ruang pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan melalui kegiatan seperti ini,” tegas Haerumuddin.
Dijelaskanbya, Job Fair kali ini melibatkan 18 perusahaan yang membuka berbagai lowongan sesuai kebutuhan. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pencari kerja untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kompetensi mereka.
Haerumuddin juga berpesan kepada pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan ini seoptimal mungkin. Dan bagi perusahaan juga dapat menemukan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga dapat menekan biaya rekrutmen.
Ia berharap melalui Job Fair ini tidak hanya membantu mengurangi pengangguran, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Semangat bagi para pencari kerja, semoga kesempatan ini membawa perubahan positif bagi Kaltara yang maju dan sejahtera,” tutupnya.(*)
