Arming : Keluhan Masyarakat Harus Dituntaskan

TANJUNG SELOR – Arming, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari partai PDI Perjuangan telah melaksanakan Reses di lima titik yang ada di Kabupaten Nunukan. Pada reses yang pertama kali ia laksanakan ini, beberapa keluhan yang disampaikan oleh masyarakat Kampung Solor, diantaranya terkait kekurangan Sanitasi.

“Masyarakat sering keluhkan masalah sanitasi ini apalagi ketika musim hujan, air sungai di Jembatan Sungai 9 akan meluap dan menyebabkan banjir. Tak hanya itu, kondisi sanitasi ternyata tidak mampu untuk menampung debit air yang begitu besar,” ungkap Arming, beberapa waktu lalu.

Selain itu, persoalan PDAM juga dikeluhkan warga seperti pipanisasi yang melewati jalur Sungai 9 namun tidak masuk di kilometer.

“Melihat kondisi ini, pemerintah daerah harus turun tangan, baik pemerintah provinsi maupun Pemkab (pemerintah kabupaten) harus saling bahu membahu mengatasinya,” kata Arming.

Politisi muda ini menegaskan, lewat agenda reses dirinya ingin merubah stigma di masyarakat bahwa reses bukan sekedar menghabiskan anggaran melainkan betul-betul untuk menyerap aspirasi dan mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Saya ingin merubah stigma bahwa reses ini bukan sekedar menghabis-habiskan anggaran daerah, saya punya keyakinan 10 anggota DPRD Provinsi Kaltara dari Kabupaten Nunukan ini punya nawacita yang sama, yaitu ingin mengabdikan diri kepada masyarakat dan berbakti kepada rakyat dan itu sudah seharusnya harus kita lakukan sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan reses yang dilaksanakan di lima titik lokasi yang ada di Nunukan. Masih ada persoalan yang dikeluhkan oleh masyarakat yang belum diselesaikan pemerintah daerah.

“Harapan saya masalah masyarakat ini tidak hanya di atas kertas, tapi kita harus turun ke lapangan memastikan sehingga skala prioritas pembangunan yang diprogramkan oleh pemerintah daerah melalui APBD bisa tepat sasaran ke depannya,” pungkasnya.(*)