TANJUNG SELOR — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Agatis pada Sabtu (25/10/2025) pagi, saat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur (Wagub) Ingkong Ala memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Provinsi Kaltara.
Kehadiran keduanya di satu panggung menjadi simbol kuat keharmonisan dan kebersamaan dalam menahkodai provinsi muda yang terus bertumbuh di perbatasan utara Indonesia ini.
Dengan mengenakan pakaian adat Bulungan, Gubernur Zainal dan Wakil Gubernur Ingkong Ala tampil serasi, memperlihatkan kebersamaan yang tulus dalam memimpin dan melayani masyarakat. Dua figur ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang solid bukan sekadar tentang posisi, tetapi tentang visi bersama untuk membangun Kaltara dari pinggiran menuju kemajuan.
“Semangat kolaborasi adalah napas pembangunan kita. Kami ingin seluruh elemen masyarakat, ASN, pelaku usaha, hingga generasi muda turut bergerak bersama mewujudkan Kaltara yang maju dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Zainal dalam sambutannya.
Wakil Gubernur Ingkong Ala menambahkan bahwa perjalanan 13 tahun Kaltara harus dijadikan momentum memperkuat identitas daerah dan solidaritas masyarakat.
“Saya bersama pak Gubernur dan Pemerintah akan terus hadir dengan kerja nyata, membangun perbatasan, memperkuat ekonomi, dan menjaga harmoni sosial,” ungkapnya.
Momen kebersamaan keduanya tampak jelas saat menyapa masyarakat dan para tamu undangan dengan hangat usai upacara. Senyum dan sapaan keduanya mencerminkan gaya kepemimpinan yang membumi dan inklusif.
Suasana santai pun tercipta ketika Gubernur Zainal diserbu sejumlah wartawan yang ingin mewawancarainya. Dengan gaya khasnya yang ramah dan penuh canda, Gubernur menjawab setiap pertanyaan dengan lugas namun tetap bersahabat. Gurauan ringan juga disambut tawa para jurnalis dan Wakil Gubernur Ingkong yang berdiri di sampingnya.
Tema HUT kali ini, ‘Kolaborasi Menuju Kaltara Maju, Makmur, dan Berkelanjutan’, tentu bukan sekadar slogan. Di tangan Zainal–Ingkong, kolaborasi menjadi semangat nyata yang menghidupkan langkah pembangunan dari penguatan konektivitas wilayah, pemberdayaan ekonomi rakyat, hingga peningkatan layanan publik.
Harmoni kepemimpinan Zainal dan Ingkong ini menjadi energi kuat untuk membawa provinsi termuda di Kalimantan ini melangkah lebih cepat menuju kemajuan yang inklusif dan berkarakter.(*)







