TARAKAN – Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPD Bamagnas) Kota Tarakan periode 2025–2030 resmi dilantik pada Selasa, 12 Agustus 2025, sekitar pukul 11.00 WITA.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPD Bamagnas) Kalimantan Utara, Wiyono Adhie, secara resmi melantik kepengurusan baru Bamagnas Kota Tarakan di Gedung Gereja Betesda Indonesia (GTM) Tarakan.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Bamagnas Kalimantan Utara, Wiyono Adhie, dengan suara penuh keyakinan menyatakan bahwa Bamagnas adalah wadah yang mengukuhkan jati diri umat Kristiani dalam Naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ini bukan sekadar klaim administratif; di sinilah kita melihat filosofi mendalam dari keberadaan organisasi ini: membangun rumah bersama di mana kita semua, meski datang dari denominasi berbeda, dapat menyatu.
“Bamagnas adalah sebuah organisasi nasional, yang berarti organisasi ini terstruktur mulai dari tingkat pusat hingga tingkat ranting dengan badan hukum yang diakui Kementerian Hukum dan HAM. Visi Bamagnas adalah membangun persatuan dan kesatuan umat Kristiani dalam bingkai NKRI. Salah satu misi utamanya adalah memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam keberhasilan pembangunan, khususnya dengan meningkatkan iman dan takwa,” ujar Wiyono Adhie.

Selain itu, kehadiran Bamagnas juga diharapkan dapat memperkokoh kerukunan antar umat beragama. Oleh karena itu, sangat penting dipahami bagaimana umat Kristiani bersatu membangun Kota Tarakan yang penduduknya sangat heterogen.
Dalam pesannya kepada pengurus baru, Wiyono berharap Bamagnas mampu terus memberikan kontribusi tanpa kehilangan jati diri sebagai umat Kristiani. Ia juga menaruh harapan besar pada ketua terpilih, Pdt. Ir. Dr. Joko Susanto, S.Th., M.Th, yang dinilai memiliki pengalaman luas.

“Di bawah kepemimpinan Pendeta Joko Susanto, yang telah berpengalaman dan aktif dalam berbagai kegiatan, tentu akan memberikan dampak positif bagi umat,” ujarnya.
Wiyono juga mengharapkan agar kepengurusan baru dapat mewujudkan visi organisasi, yakni menjadikan Bamagnas sebagai rumah bagi umat Kristiani.
“Kita berharap Bamagnas Tarakan bisa menjadi rumah bagi umat Kristiani dengan menanggalkan atribut-atribut yang membedakan, tanpa memandang denominasi, hierarki, maupun jabatan. Yang terpenting adalah komitmen untuk mempersatukan umat Kristiani,” pungkas Wiyono.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan, Wakil Wali Kota Tarakan, perwakilan Polres Tarakan, serta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bamagnas Kalimantan Utara.







