1.878 Rumah Tangga di Kaltara Terima Bantuan Listrik Gratis

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyalurkan bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis kepada 1.878 rumah tangga prasejahtera sepanjang tahun anggaran 2025. Program ini menyasar warga yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Yosua Batara Payangan mengatakan pemasangan dilakukan melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah dan PT PLN Persero.

“Dari APBD Kaltara ada 271 rumah yang sudah tersambung listrik melalui PLN dan tersebar di lima kabupaten/kota,” kata Yosua, Rabu (18/2/2026).

“Dengan rincian, bantuan daerah diberikan kepada 62 rumah Kabupaten Bulungan, 73 rumah di Nunukan, 63 rumah di Tana Tidung, serta 73 rumah di Kota Tarakan,” sambung dia.

Yosua juga mengungkapkan, bantuan dari APBN akan menjangkau 1.516 rumah tangga, terdiri atas 454 rumah di Bulungan, 344 rumah di Nunukan, 570 rumah di Kabupaten , dan 148 rumah di Tarakan.

“Jadi total penerima manfaat BPBL tahun 2025 tercatat 1.787 rumah tangga. Namun, program ini belum menjangkau seluruh wilayah. Sejumlah rumah tangga masih belum bisa dipasangi listrik karena jaringan distribusi seperti tiang listrik belum terbangun,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kondisi ini terjadi di wilayah terpencil dan permukiman yang jauh dari infrastruktur kelistrikan utama. Sehingga, Pemprov Kaltara berencana berkoordinasi dengan PLN untuk memperluas jaringan agar warga yang belum terlayani dapat memperoleh akses listrik pada tahun berikutnya.

“Penyediaan listrik tidak hanya terkait penerangan, tetapi juga kebutuhan dasar yang memengaruhi pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi rumah tangga. Perluasan infrastruktur kelistrikan dinilai menjadi pekerjaan utama pemerintah agar kesenjangan akses energi di Kaltara dapat ditekan,” tutupnya.(*)