Polisi Masuk TK, Bawa Pesan Jangan Usil, Jadilah Teman yang Baik

BULUNGAN — Mengajarkan anak-anak untuk menjadi teman yang baik bisa dimulai dari pesan sederhana yaknijangan usil, jangan menyakiti dan biasakan saling menyayangi.

Pesan itulah yang dibawa Briptu Randy Marsino, personel Polsek Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) saat menggelar sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan kepada siswa dan siswi TK Pembina Tanjung Palas Barat, Senin (21/9/2029)

Briptu Randy mengajak anak-anak mengenal pentingnya saling menghargai dan memperlakukan teman dengan baik. Edukasi itu disampaikan sebagai upaya menanamkan pemahaman tentang perilaku yang dapat menyakiti orang lain, baik melalui tindakan fisik maupun ucapan.

“Di usia mereka yang masih senang bermain dan belajar bersama, pesan tentang persahabatan menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan positif di lingkungan sekolah,” kata Briptu Randy.

Selain itu, anak-anak diajak memahami bahwa teman bukanlah seseorang yang boleh dijahili hingga merasa sedih atau takut.

“Sebaliknya, lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat untuk berbagi keceriaan, belajar bersama dan saling membantu,” ucapnya.

Briptu Randy juga mengingatkan para siswa agar berani menyampaikan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau melihat tindakan perundungan. Ajakan itu menjadi pengingat bahwa anak-anak tidak harus menghadapi persoalan seorang diri.

“Ada guru dan orang tua yang dapat menjadi tempat bercerita sekaligus memberikan perlindungan ketika mereka merasa tidak nyaman,” tuturnya.

Ia berharap. Pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Dengan edukasi yang dilakukan sejak bangku taman kanak-kanak, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai.

“Menjadi teman yang baik tidak membutuhkan hal besar. Cukup dengan tidak menyakiti, mau berbagi dan membuat teman merasa diterima,” tutupnya.(*)