Polda Kaltara Kerahkan Personel Ditsamapta, Padamkan Kebakaran Rumah di Jalan Poros Tanah Kuning

TANJUNG SELOR – Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Utara bergerak cepat menangani kebakaran rumah di Jalan Poros Tanah Kuning, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (19/5/2026) pagi.

Sebanyak 20 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan awal di lokasi kejadian. Proses pemadaman dipimpin langsung Direktur Samapta Polda Kaltara, Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya.

Dalam operasi tersebut, Polda Kaltara mengerahkan satu unit mobil Karhutla dan satu unit Armor Water Cannon (AWC) guna mempercepat proses pemadaman api.

Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya mengatakan, personel langsung melakukan pemetaan area kebakaran setibanya di lokasi untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.

“Kami memaksimalkan sarana yang ada, mulai dari mesin pompa portabel hingga pompa Karhutla. Personel juga menyambungkan instalasi ke tangki air warga agar suplai air tetap tersedia,” kata Komb e Andreas.

Ia mengungkapkan, petugas sempat mengalami kendala akibat akses jalan menuju lokasi yang sempit. Namun, situasi dapat diatasi dengan pengaturan lalu lintas sistem buka-tutup di sekitar lokasi kejadian.

“Berkat penanganan cepat petugas, sebuah rumah kos yang berada di tengah area kebakaran berhasil diselamatkan dari kobaran api. Personel juga melakukan pendinginan dan pemadaman sisa bara untuk mencegah kebakaran kembali terjadi,” ungkap Andreas.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah proses pemadaman selesai, personel Ditsamapta Polda Kaltara tetap disiagakan di sekitar lokasi guna memastikan kondisi aman dan kondusif,” sambung dia.

Sebelumnya, Kasi Humas Aipda Hadi mengungkapkan, petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Bulungan, BPBD Bulungan, Ditsamapta Polda Kaltara, serta warga sekitar bergerak cepat melakukan pemadaman.

“Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran, satu unit Armoured Water Cannon (AWC), dan satu unit kendaraan taktis Dalkarhutla diterjunkan ke lokasi,” kata Hadi.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.15 Wita dalam kondisi aman dan terkendali,” sambung dia.

Dijelaskannya, dari hasil pendataan sementara, empat unit kontrakan berbahan kayu habis dilahap api, sementara dua unit bangunan berbahan beton mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kobaran api.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan pihak berwenang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dugaan awal kebakaran dipicu kompor yang lupa dimatikan di kontrakan pintu nomor 2.

“Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut,” tutupnya.(*)