Tanjung Selor – Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Nomor: 005/SK/ICCN/II/2026, telah ditetapkan Tim Koordinator Daerah (Korda) Provinsi Kalimantan Utara untuk periode 2026–2028. Tim ini terdiri atas Roniansyah sebagai Koordinator Daerah, Erwin Setiawan sebagai Sekretaris, dan Tri Nuraini Agusthia sebagai Wakil Sekretaris. Rabu (11/2/26)
Penetapan Tim Korda ini merupakan langkah strategis yang bertujuan mengoptimalkan potensi Ekonomi Kreatif Kalimantan Utara sebagai mesin pertumbuhan yang lebih terarah dan berdampak signifikan.
Dengan mandat tersebut, Tim Korda Kalimantan Utara diarahkan menjadi simpul penggerak yang mampu menyatukan energi lintas kabupaten/kota, sehingga potensi yang selama ini tersebar dapat terkonsolidasi dalam agenda bersama yang terintegrasi.
Fokus utama bukan sekadar meramaikan berbagai event kreatif, melainkan memastikan pelaksanaan program yang berjalan secara terstruktur melalui pemetaan (mapping), pengelolaan basis data (database), penguatan kapasitas sumber daya, jalur kolaborasi lintas sektor, serta perluasan akses pasar secara berkelanjutan.
“Kaltara memiliki modal Ekonomi Kreatif yang kokoh, tidak kalah dibandingkan dengan wilayah seperti Pulau Jawa, Sumatra, maupun Sulawesi. Tugas Tim Korda adalah memastikan modal tersebut dapat terkoneksi secara optimal, naik kelas, dan memiliki jalur yang jelas demi pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Roniansyah.
Lebih lanjut, Roni menambahkan bahwa penguatan sekretariat akan menjamin kelancaran koordinasi jaringan secara konsisten.
“Dokumentasi program akan tertata rapi, dan komunikasi antar pihak terkait dapat berlangsung lebih cepat, sehingga percepatan eksekusi kolaborasi menjadi lebih efektif.” ucap Roniansyah.
Tim Korda Kalimantan Utara akan mendorong kolaborasi Hexahelix yang melibatkan enam aktor utama, yakni komunitas/masyarakat, pelaku usaha/bisnis, akademisi, media, pemerintah, serta aspek hukum dan regulasi.
Langkah-langkah prioritas mencakup konsolidasi jejaring kabupaten/kota, pemetaan ekosistem kreatif, penguatan kapasitas pelaku industri, serta aktivasi karya dan produk guna membuka peluang kerja sama serta akses pasar yang lebih luas.
Penetapan Tim Korda ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Kalimantan Utara siap memperkokoh posisinya sebagai salah satu simpul penting ekonomi kreatif Indonesia melalui strategi yang lebih terukur, kolaborasi yang lebih terarah, serta dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh para pelaku Ekonomi Kreatif.
Tim Korda Kalimantan Utara membuka ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku usaha, institusi pendidikan, media, serta pemerintah kabupaten/kota yang ingin berpartisipasi dalam agenda penguatan ekonomi kreatif di Kalimantan Utara.







