PLN Terus Alami Gangguan, Pemadaman Berulang Ganggu Aktivitas Warga Bulungan

TANJUNG SELOR – Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi berulang dalam dua hari terakhir kembali menyoroti keandalan pasokan listrik PT PLN (Persero) di wilayah Bulungan dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi dari PLN UID Kaltimra, tercatat dalam rentang 28 hingga 29 April 2026, pemadaman terjadi sedikitnya tiga kali akibat kendala di sisi pembangkit dan berdampak pada sejumlah kawasan.

Gangguan pertama terjadi pada Selasa (28/4) pukul 18.34 WITA yang menyebabkan pemadaman di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur seperti di desa Sajau, Binai, Tanah Kuning, Mangkupadi, Kampung Baru, dan sekitarnya.

Kemudian, belum genap 24 jam, gangguan kembali terjadi pada Rabu (29/4) pukul 14.08 WITA.

Kali ini pemadaman berdampak pada wilayah Tanjung Palas, Jalan Pramuka, Gunung Putih, Pejalin, Antutan, dan kawasan sekitar.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 18.30 WITA, gangguan susulan kembali terjadi akibat kendala serupa di sisi pembangkit. Dampaknya meluas ke Jalan Poros Tanah Kuning KM 2 hingga KM 9, Jalan Poros arah Berau KM 57, Karang Agung, Pimping, Panca Agung, Ardi Mulyo, Mentadau, Bengara, Sekatak, dan wilayah lainnya.

Pemadaman berulang ini dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga kegiatan ekonomi warga, terutama saat jam sibuk dan malam hari.

Manager ULP Tanjung Selor PLN UID Kaltimra, Dara Amelia, mengatakan pihaknya telah menurunkan lebih dari 20 personel gabungan untuk mempercepat penanganan gangguan dan pemulihan sistem kelistrikan.

“Seluruh upaya terus dioptimalkan agar proses penormalan dapat dilakukan secepat mungkin secara bertahap,” ujar Dara Amelia dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026)

Meski upaya pemulihan terus dilakukan, gangguan berulang dalam waktu berdekatan memunculkan pertanyaan publik terkait stabilitas pembangkit serta keandalan pasokan listrik PLN di wilayah Bulungan dan sekitarnya.

PLN memastikan perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala hingga kondisi sistem kembali normal.(*)