Patroli Gabungan TNI-Polri Sasar Delapan Tempat Hiburan Malam di Bulungan, Situasi Kondusif
BULUNGAN – Polda Kalimantan Utara (Kaltara) bersama TNI menggelar patroli gabungan dan penegakan serta penertiban disiplin (Gaktib) di delapan tempat hiburan malam (THM) di kota Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu (1/8) malam.
Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memastikan tidak ada pelanggaran disiplin yang dilakukan personel TNI maupun Polri.
Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol. Slamet Wahyudi mengatakan, patroli gabungan merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari.
“Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus memastikan kedisiplinan personel TNI dan Polri,” kata Slamet.
Dijelaskannya, Kegiatan diawali dengan apel pada pukul 23.30 Wita dan melibatkan 43 personel gabungan. Tim terdiri atas personel Bidpropam Polda Kaltara, Sie Propam Polresta Bulungan, Satbrimobda Batalion A, Ditreskrimum Polda Kaltara, Ditresnarkoba Polda Kaltara, serta Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Pom TNI-AD).
Patroli berada di bawah tanggung jawab Kabidpropam Polda Kaltara dengan pimpinan lapangan Panit Rik Subbidprovos Bidpropam Polda Kaltara Ipda Haposa Juniar Antoni Nainggolan. Delapan lokasi menjadi sasaran patroli, yakni Cafe 55, Cafe 66, Grand Oriental, Mex KTV, Mahadewi, Diva 1, B_Space, dan Buzz Society.
“Selain memantau situasi keamanan di setiap lokasi, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola dan pengunjung agar bersama-sama menjaga ketertiban serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
“Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan anggota TNI maupun Polri berada di tempat hiburan malam. Pemeriksaan terhadap pengunjung juga tidak menemukan adanya pihak yang dinyatakan positif menggunakan narkoba,” sambung dia.
Slamet menegaskan, patroli gabungan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI-Polri menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Utara.
“Sinergi TNI-Polri akan terus diperkuat untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” pungkasnya.(*)







