Nobar Piala Dunia 2026 di Tepian Kayan, Bupati Bulungan: Hidupkan UMKM dan Pererat Kebersamaan

TANJUNG SELOR – Suasana Minggu (14/6) pagi di kawasan Tebu Kayan, Tepian Sungai Kayan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan berlangsung lebih semarak.

Selain menjadi lokasi berolahraga dan menikmati kuliner, kawasan itu juga menjadi tempat masyarakat menyaksikan siaran nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko yang difasilitasi TVRI Stasiun Kalimantan Utara (Kaltara).

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan apresiasi kepada TVRI Stasiun Kaltara yang telah menghadirkan kegiatan nobar bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi ruang berkumpul yang mempererat kebersamaan warga.

“Saya sangat merasa senang dan menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada TVRI Stasiun Kaltara yang telah memfasilitasi masyarakat Kabupaten Bulungan, khususnya yang berada di sekitar kawasan Tebu Kayan,” kata Syarwani.

“Hari ini kita bisa berolahraga bersama, menikmati kuliner, sekaligus menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026,” sambung dia.

Syarwani bilang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dan masyarakat sangat antusias. Apalagi, kehadiran nobar menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Terlebih, sepak bola memiliki daya tarik yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

“Kegiatan ini menjadi wadah pemersatu masyarakat Kabupaten Bulungan, khususnya para pecinta sepak bola. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Haji Saleh yang telah menyediakan dan memfasilitasi penyelenggaraan nobar ini,” jelasnya.

Syarwani menjelaskan, selain aspek kebersamaan, kegiatan nobar juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan Tepian Sungai Kayan.

“Ramainya pengunjung selama kegiatan berlangsung diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung kegiatan nobar serupa diharapkan dapat terus digelar sehingga mampu semakin menghidupkan aktivitas UMKM di kawasan Tebu Kayan.

“Mudah-mudahan selama penyelenggaraan Piala Dunia, kita tetap bisa melaksanakan nobar bersama di tempat ini. Dengan begitu, UMKM yang ada di wilayah Tepian Sungai Kayan akan semakin hidup dan berkembang,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan prediksinya mengenai tim yang berpotensi melaju jauh di Piala Dunia 2026. Meski laga yang disaksikan mempertemukan Brasil dan Maroko, keduanya bukan tim unggulannya.

“Kalau prediksi saya, Portugal. Minimal bisa tampil sebagai finalis Piala Dunia 2026. Tentu ini hanya prediksi, bisa benar dan bisa juga salah,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia berharap TVRI terus menghadirkan siaran dan kegiatan nobar selama turnamen berlangsung sehingga masyarakat dapat menikmati atmosfer Piala Dunia bersama-sama di ruang publik yang nyaman dan produktif.(*)