Jakarta – Tubagus Fiki Chikara Satari, Ketua Umum Indonesian Creative Cities Network (ICCN), secara resmi dilantik sebagai Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI untuk masa jabatan 2026–2028. Pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat di Gedung Penunjang Operasional (GPO) LPP TVRI, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.
Fiki Satari berhasil mengukuhkan posisinya sebagai Direktur Utama PAW TVRI setelah melewati seluruh rangkaian seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI sejak April 2026. Dari total 137 pendaftar, Fiki dinyatakan sebagai kandidat unggulan melalui proses seleksi yang meliputi verifikasi administrasi, assessment test, uji publik, wawancara mendalam, internalisasi, serta uji kepatutan dan kelayakan.
Ketua Dewan Pengawas TVRI, Agus Sudibyo, menegaskan bahwa pemilihan Fiki dilaksanakan secara transparan, objektif, dan profesional. Menurutnya, rekam jejak yang gemilang, rekognisi terhadap pengalaman kepemimpinan, integritas kokoh, serta visi strategis yang dimiliki Fiki menjadi faktor penentu dalam pengangkatan ini.
“Pada akhirnya, kami yakin bahwa keputusan hari ini adalah pilihan yang tepat. Saudara Tubagus Fiki Chikara Satari adalah figur terbaik yang layak menakhodai kapal besar LPP TVRI mulai hari ini,” ujar Agus dalam sambutannya yang penuh keyakinan.
Dewan Pengawas TVRI berharap kehadiran Fiki dapat memperkokoh tata kelola lembaga, meningkatkan efektivitas kinerja organisasi, serta menghadirkan inovasi-inovasi revolusioner agar TVRI tetap relevan dan adaptif sebagai media publik di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.
Sebagai sosok yang dikenal aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif serta ekosistem kota kreatif Indonesia melalui ICCN, Fiki dinilai memiliki kapasitas luar biasa untuk memimpin TVRI menghadapi berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan peluang strategis yang ada.
Dalam waktu segera, Fiki menyampaikan bahwa prioritas utamanya adalah menyiapkan dan memastikan kelancaran siaran Piala Dunia FIFA 2026, di mana TVRI memperoleh status sebagai official broadcaster yang akan menayangkan seluruh pertandingan mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
“Kami akan memfokuskan upaya pada penyiaran Piala Dunia. Siaran ini tidak hanya dapat dinikmati lewat platform digital, tetapi juga diharapkan menjadi momentum perayaan bersama masyarakat yang dapat menggerakkan aktivitas sosial serta dinamika ekonomi kerakyatan,” ujar Fiki usai pelantikan.
Ia pun menegaskan kesiapan infrastruktur distribusi siaran TVRI guna memastikan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia dapat menikmati tayangan Piala Dunia secara optimal, baik melalui jaringan televisi terestrial maupun platform digital milik TVRI.
Pelantikan Direktur Utama PAW TVRI ini juga mendapat perhatian dan disaksikan oleh sejumlah pejabat negara serta tokoh nasional terkemuka, antara lain Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, serta berbagai pemangku kepentingan dari kalangan media dan industri kreatif.
Dengan terpilihnya Fiki Satari sebagai Direktur Utama PAW TVRI, diharapkan lembaga penyiaran publik ini dapat semakin menguatkan perannya sebagai media pemersatu bangsa sekaligus menghadirkan inovasi penyiaran yang relevan, inklusif, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.













