TANJUNG SELOR — Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat upaya pencegahan kejahatan melalui patroli dialogis di Desa Jelarai dan Desa Tengkapak, Kabupaten Bulungan.
Wadanyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltara AKP Edison, melalui Pasi Ops Batalyon A Pelopor Ipda Moh. Jufri mengatakan kegiatan yang dilaksanakan Tim Reaksi Cepat Batalyon A Pelopor sejak Jumat (18/9) itu menyasar lingkungan masyarakat sebagai bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan antara kepolisian dan warga.
“Sebanyak lima personel yang tergabung dalam satu unit diterjunkan. Selain melakukan patroli wilayah, anggota Brimob juga menyambangi warga dan berdialog secara langsung untuk menyerap informasi serta memperkuat komunikasi terkait situasi keamanan lingkungan,” kata Ipda Jufri, Sabtu (19/9/2026) malam
Ipda Jufri mengungkapkan, Patroli itu menjadi perhatian penting mengingat lokasi yang disambangi sebelumnya pernah mengalami tindak kejahatan yang menimpa warga Tengkapak.
“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan patroli di wilayah itu merupakan bagian dari agenda rutin Satbrimob Polda Kaltara dalam menjaga ketertiban dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Upaya itu tidak hanya mengandalkan kehadiran personel kepolisian, tetapi juga mendorong partisipasi warga melalui komunikasi, kewaspadaan dan pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, salah satunya dengan menghidupkan kembali pos kamling, saling berbagi informasi, serta segera menghubungi pihak Brimob apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tegas Ipda Moh. Jufri, mengutip pesan Wadanyon A Pelopor.
Ipda Jufri bilang, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kolaborasi antara warga dan aparat diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami juga berharap Desa Jelarai dan Desa Tengkapak terus memperkuat sistem keamanan lingkungan sehingga dapat berkembang menjadi contoh dalam menjaga ketertiban masyarakat di Kaltara,” tutupnya.(*)







