Industri Hijau Tanah Kuning Butuh SDM Lokal, ESDM Kaltara Bidik Lulusan SMK dan Kampus

TANJUNG SELOR – Pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, menjadi peluang besar bagi Kalimantan Utara (Kaltara). Namun, peluang itu perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal agar masyarakat daerah dapat mengambil bagian dalam perkembangan industri.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)vKaltara, Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, mengatakan, kesiapan tenaga kerja terampil harus dimulai dari bangku pendidikan. Sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi diharapkan mampu menyiapkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri masa depan.

“Penguatan pendidikan vokasi menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor industri dan energi,” kata Ferdy.

Ferdy megungkapkan, sejumlah bidang keahlian seperti teknik mesin, teknik elektro dan kelistrikan dinilai memiliki prospek seiring berkembangnya kawasan industri serta pembangunan infrastruktur energi di Kaltara.

“Lembaga pendidikan perlu menyesuaikan kompetensi lulusan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Dengan begitu, tenaga kerja lokal memiliki kemampuan yang memadai untuk bersaing dan mengisi peluang kerja yang tersedia,” ungkapnya.

Persiapan itu, kata dia, tidak bisa dilakukan ketika industri sudah mulai beroperasi. Sebaliknya, peningkatan kualitas dan keterampilan calon tenaga kerja harus dibangun sejak dini melalui pendidikan yang terarah.

“Karena itu, sinergi antara pemerintah, SMK, perguruan tinggi dan dunia industri menjadi penting. Keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan teknis sesuai bidangnya,” ucap Ferdy.

Ia menambahkan, pengembangan KIHI Tanah Kuning diharapkan tidak sekadar menghadirkan investasi berskala besar di Kaltara. Kehadiran kawasan industri itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja bagi tenaga lokal.

“Dengan persiapan SDM yang matang, generasi muda Kaltara diharapkan dapat mengambil peran dalam transformasi industri hijau sekaligus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.(*)