JAKARTA — Bank Raya, bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, meraih dua penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat inovasi dan kualitas layanan digital di Indonesia.
Dua apresiasi yang diterima yaitu Peringkat 32 dalam Top 100 Danantara Indonesia CX100 Award 2026 serta penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 kategori Bank Digital dari Disway Awards.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan para nasabah serta pengakuan yang diberikan kepada perusahaan.
“Penghargaan Danantara Indonesia CX100 Award 2026 merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Bank Raya untuk terus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah dalam menggunakan layanan kami,” ujar Bagus dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2026).
Ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sendiri merupakan bentuk penilaian terhadap 154 BUMN dan anak perusahaannya yang berhadapan langsung dengan konsumen. Penilaian tersebut didasarkan pada tiga parameter utama Customer Experience (CX), yakni Effectiveness (ketepatan), Ease (kemudahan), dan Emotion (kenyamanan). Dalam pemeringkatan tersebut, Bank Raya menempati urutan ke-32 sekaligus unggul pada kategori Digital Bank dan E-Wallet.
Sementara itu, penghargaan Trusted & Popular Brand 2026 dari Disway Awards didapatkan berdasarkan hasil kurasi Disway bersama Infovesta Utama. Proses seleksi melibatkan Focus Group Discussion (FGD) serta survei yang mengikutsertakan 20.000 responden sepanjang periode Juli hingga Agustus 2026.
Untuk mendukung kemudahan transaksi, Bank Raya hingga kini telah meluncurkan lebih dari 100 fitur pada Aplikasi Raya. Sepanjang tahun 2026, sejumlah inovasi baru juga diperkenalkan kepada publik.
Pada Semester I/2026, Bank Raya menghadirkan fitur Raya Active, sebuah inovasi yang mengintegrasikan aktivitas fisik nasabah dengan kebiasaan menabung melalui aplikasi Health Connect (Android) dan Apple Health (iOS).
Selanjutnya pada Semester II/2026, bertepatan dengan ulang tahun perusahaan, Bank Raya meluncurkan Raya Jejak Hijau. Fitur hasil kolaborasi dengan Jejakin menggunakan solusi CarbonIQ ini memungkinkan nasabah memantau estimasi emisi karbon (CO2e) yang berhasil dihemat dari setiap transaksi digital.
Bagus menegaskan bahwa keberadaan berbagai fitur baru ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat secara relevan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Melalui pemanfaatan teknologi, kami ingin menjadi mitra bertumbuh bagi masyarakat dengan menghadirkan solusi yang dapat menjawab kebutuhan finansial secara lebih mudah dan relevan,” pungkasnya.







