TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani mengajak Universitas Kaltara (Unikaltar) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, mendukung program prioritas pembangunan daerah.
Ajakan itu disampaikan saat berdiskusi bersama Rektor Unikaltar Dr. Didi Adriansyah dan dua Wakil Rektor, Sholehah dan Adymas P.Utomo, serta Pengurus Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Unikaltar, Jumat 31 Juli.
“Unikaltar ini memiliki peran strategis sebagai unsur akademisi dalam konsep pentahelix,” ungkapnya.
Syarwani bilang, program prioritas Kabupaten Bulungan seperti MADYA dan MANTERA akan semakin optimal jika didukung kontribusi perguruan tinggi.
“Ada MADYA dan MANTERA yang merupakan program prioritas Bulungan yang potensial untuk diperkuat oleh Unikaltar sebagai entitas akademisi dalam pentahelix. Sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Syarwani.
“Selain itu, sangat penting bersinergi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” sambung dia.
Syarwani menegaskan, keterlibatan akademisi melalui kajian, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat akan menghasilkan masukan yang lebih konkret dan komprehensif bagi pemerintah daerah.
“Kepada Pengurus KSR PMI Unit Unikaltar, saya berpesan agar menjaga soliditas organisasi, memperbanyak kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mengamalkan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional,” tegasnya.
Syarwani berharap, soliditas dan kepedulian kemanusiaan kepada semua kalangan dipegang teguh oleh KSR PMI Unikaltar, agar jiwa sukarela dalam membantu sesama dapat terus berkembang.
“Syarwani juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Markas PMI Kabupaten Bulungan beserta jajaran atas upaya menggerakkan Bulan Dana PMI. Ia berharap semakin banyak elemen masyarakat berpartisipasi dalam mendukung aksi kemanusiaan yang dijalankan PMI di Kabupaten Bulungan,” tutupnya.(*)







