Aluh Berlian : Kaltara Butuh Tempat Dan Fasilitas Rehab Pengguna Narkoba

TANJUNG SELOR- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Aluh Berlian, S.H, M.Si melakukan sosialisasi peraturan daerah (Sosper) nomor 7 Tahun 2024, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Bahaya Narkoba di Jalan Gelatik Tanjung Selor, Sabtu (23/11/2024).

Turut hadir ketua DPRD Bulungan, Riyanto, Kasat Reskoba Polresta Bulungan, AKP Derry Eko Setiawan, tokoh masyarakat, pemuda dan beberapa organisasi keagamaan.

“Perda ini sangat penting untuk diketahui masyarakat termasuk dapat memahami bagaimana bahaya narkoba dan bagaimana cara menanggulanginya,” kata Aluh Berlian.

“Seperti kita ketahui bersama, peredaran narkoba di Kaltara sangat mengerikan, meski sudah banyak yang ditangkap oleh kepolisian Barang haram ini masih membuat kita semua resah,” lanjut politisi Golkar ini.

Ia berharap, Perda ini jugs dapat melindungi anak-anak atau generasi muda yang ada di Kaltara.

“Perlu ada benteng yang kuat agar anak kita terhindar dari bahaya narkoba”, ungkapnya.

Aluh Berlian menegaskan, peran dan sinergi yang kuat semua pihak sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya dikalangan generasi muda,

“Orang tua harus selalu hadir dalam keseharian anak, bimbingan pendidikan agama dan akhlak, kasih sayang dan rasa aman serta perhatian harus kita berikan,” tegasnya

Ia menambahkan, pemerintah juga diharapkan bisa memberikan fasilitas rehabilitasi bagi anak – anak yang sudah terjerat penggunaan narkoba.

“Kita harus tetap peduli dan hadir untuk ini, meraka butuh tempat rehabilitasi agar kedepannya tidak lagi bersentuhan dengan narkoba.  Para pengguna narkoba harusdi rehabilitasi,” ujarnya.

Namun, untuk melaksanakan rehabilitasi Narkoba harus dikirim ke luar Kaltara seperti ke Kota samarinda (Kaltim) sehingga jadi beban pihak keluarganya

“Kaltara sudah harus punya fasilitas rehabilitasi yang memadai, pelatihan juga bisa kita berikan kepada mereka selama di rehab hingga bisa beraktifitas normal kembali,” tutupnya.(*)