TANJUNG SELOR– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Provinsi Kalimantan Utara menekankan pentingnya profesionalisme perencana dalam pembangunan daerah melalui sosialisasi pendaftaran dan uji kompetensi Jabatan Fungsional (JF) Perencana, di Ruang Rapat Gunung Putih, Kantor Bappeda Kaltara, belum lama ini.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bappeda dan Litbang Kaltara, Bertius yang dihadiri pejabat fungsional perencana serta calon peserta secara daring.
Bertius menekankan bahwa pemahaman terhadap persyaratan pendaftaran dan penyusunan policy paper menjadi syarat penting kenaikan jenjang karier perencana.
Sementara itu, narasumber dari Pusbindiklatren Bappenas, Rita Miranda, menekankan peran JF Perencana sebagai policy analyst dan strategic advisor dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa setiap jenjang memiliki tuntutan kompetensi berbeda, mulai dari analisis data operasional hingga perumusan kebijakan jangka panjang.
“Perencana harus memahami akar masalah secara utuh sebelum menentukan solusi. Uji kompetensi bukan sekadar formalitas, tetapi instrumen profesionalisme dan pengembangan karier yang nyata,” tegas Rita Miranda.
Peserta uji kompetensi akan dibekali kemampuan teknis, ekonomi, spasial, dan sosial, agar mampu menyusun kebijakan strategis yang tepat sasaran. Pendaftaran online uji kompetensi dibuka hingga 30 September 2025, dengan pemberkasan fisik paling lambat 27 Oktober 2025.(*)







