NUNUKAN – Penguatan kapasitas kader menjadi fokus dalam Pembinaan Dasawisma Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang digelar di Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang dibuka Ketua TP-PKK Kalimantan Utara, Rahmawati Zainal, ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendataan keluarga serta tertib administrasi sebagai fondasi utama pelaksanaan program PKK.
Rahmawati mengatakan, keberadaan Dasawisma tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga menjadi simpul informasi di tingkat masyarakat yang menentukan arah kebijakan berbasis data.
“Kalau datanya tidak akurat, maka intervensi program juga tidak akan tepat. Di sinilah peran kader Dasawisma menjadi sangat penting,” kata Rahmawati.
Ia menegaskan, kader di lapangan harus mampu melakukan pencatatan yang sistematis dan berkelanjutan, termasuk memperbarui data sesuai kondisi riil keluarga di wilayah
masing-masing.
“Tantangan ke depan menuntut kader PKK untuk lebih adaptif, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ungkapnya.
Selain aspek teknis, Rahmawati juga mengingatkan pentingnya membangun kedekatan sosial antarwarga. Dasawisma, kata dia, harus hadir sebagai ruang penguatan solidaritas sekaligus penggerak partisipasi masyarakat.
“Dasawisma bukan hanya soal administrasi, tapi bagaimana membangun kepedulian dan gotong royong di lingkungan,” ujarnya.
Rahmawati bilang, melalui pembinaan ini TP-PKK Kaltara berharap ada penyamaan persepsi dan langkah antar kader, sehingga program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih efektif hingga tingkat kelurahan.
Rahmawati pun mendorong kader untuk terus mengembangkan inovasi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dengan tetap menjaga semangat pengabdian.
“Kita ingin setiap gerakan PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)
