TANJUNG SELOR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Tanjung Selor yang digelar di Jalan Henry Edom, Sabanar Baru, Sabtu (18/4/2026) malam.
Mengusung tema “Tebarkan Maaf, Kuatkan Silaturahmi”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara)
Ketua IKAT Tanjung Selor, dr. Medianto Rombetsik menegaskan, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan warga.
“Melalui tema ini, kami ingin terus merawat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan yang telah terjalin puluhan tahun,” kata Medianto.
Ia mengungkapkan, keberadaan IKAT yang telah hadir selama kurang lebih 40 tahun di Tanjung Selor, menjadi bukti kokohnya solidaritas warga Toraja dalam kehidupan bermasyarakat di daerah tersebut.
Lebih lanjut, Medianto juga mengungkapkan harapan agar IKAT ke depan dapat memiliki sekretariat sebagai pusat kegiatan organisasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, warga IKAT bergotong royong memberikan sumbangan sebagai upaya pengadaan lahan sekretariat.
“Kami berharap kebersamaan ini tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam dukungan nyata, termasuk bergotong royong membantu pengadaan tanah sekretariat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, toleransi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Dengan semangat tema yang diusung ini, IKAT Tanjung Selor akan terus menjadi perekat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar dia.
Sementara itu, Ustad Achmad Suyuti dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa halal bihalal memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar tradisi tahunan.
“Halal bihalal bukan tradisi biasa, tetapi momentum untuk saling memaafkan dan senantiasa meminta ampun kepada sesama. Karena itu, penting bagi kita untuk terus menjaga silaturahmi,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan toleransi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan di daerah.
“Dengan semangat tema yang diusung,warga IKAT diharapkan terus menjadi perekat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk,” tutupnya.
Turut hadir dalam Kegiatan halal bihalal ini, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto, Ketua IKAT Kaltara, Ruman Tumbo, Ketua IKAT Bulungan Yohanes Rappun, Kasatpol PP Bulungan Wilson Uluy, serta sejumlah tokoh masyarakat.(*)
