TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto, memberikan tenggat waktu 15 hari untuk menuntaskan seluruh pekerjaan yang masih tersisa di Gedung Baru Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM), Tanjung Selor.
Instruksi itu disampaikan Denny saat meninjau langsung progres pembangunan gedung, Rabu (3/6/2026).
“Peninjauan ini untuk memastikan gedung ini benar-benar siap digunakan sebelum ditempati aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini berkantor di gedung lama,” kata Denny.
Dalam kunjungannya, Denny menemukan masih ada sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan, baik pada bagian bangunan maupun fasilitas pendukung. Karena itu, ia meminta jajaran teknis mempercepat penyelesaian agar proses pemindahan pegawai tidak kembali tertunda.
“Masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan. Saya ingin semuanya benar-benar siap sebelum ditempati,” ungkap Denny.
“Percepatan penyelesaian gedung menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi kantor BPSDM yang saat ini digunakan sudah tidak lagi memadai untuk mendukung aktivitas kerja dan pelayanan,” sambung dia.
Ia menegaskan, keberadaan gedung baru diharapkan mampu menghadirkan lingkungan kerja yang lebih representatif sekaligus menunjang peningkatan kualitas pengembangan sumber daya manusia aparatur di Kalimantan Utara.
“Gedung ini harus segera siap karena kantor yang sekarang sudah sangat memprihatinkan,” tegasnya.
Selain menyoroti percepatan penyelesaian pembangunan, Denny juga meminta agar pengelolaan aset daerah tersebut dirancang secara optimal. Sebab, fasilitas yang tersedia tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan ASN, tetapi juga dapat dikembangkan melalui pola kerja sama dengan berbagai pihak guna memberikan nilai tambah bagi daerah.
Ia menilai aset pemerintah perlu dikelola secara produktif sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Semangat kita bagaimana aset ini bisa dikelola dengan baik dan memberikan manfaat lebih bagi daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Denny turut memberi perhatian pada penyelesaian akhir bangunan, khususnya terkait identitas arsitektur dan budaya lokal.
“Saya berharap unsur khas daerah Kaltar tercermin dalam tampilan gedung sehingga tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pemerintahan, tetapi juga menjadi representasi karakter daerah,” tutupnya.
Usai meninjau Gedung BPSDM, Denny melanjutkan kunjungan kerja ke Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kaltara. Ia juga mengecek kesiapan Ruang Sidang Tim Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) guna memastikan sejumlah fasilitas pemerintahan yang tengah disiapkan dapat segera beroperasi secara optimal.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan infrastruktur pendukung pelayanan publik berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan.(*)













