TARAKAN — Prestasi membanggakan diraih santri Pesantren Insan Mandiri Juata Permai, Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Ia adalah Ananda Azifah Azzahra yang terpilih mengikuti kegiatan santri internasional di Singapura, Thailand, dan Malaysia sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan Kalimantan Utara dalam program tersebut.
Keikutsertaan Azifah pun mendapat perhatian khusus setelah ia resmi diangkat sebagai anak asuh istri Gubernur, Rahmawati Zainal.
“Ini sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi santri daerah perbatasan yang mampu menembus ajang internasional,” kata Rahmawati, Senin, 2 Maret.
Dijelaskannya, Azifah, putri dari Supriyanta yang berdomisili di RT 03 Juata Permai, akan bergabung bersama santri dari berbagai pesantren besar di Indonesia untuk mengikuti rangkaian kegiatan pendidikan, pertukaran budaya, dan penguatan wawasan keislaman di tiga negara Asia Tenggara tersebut.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa santri dari wilayah perbatasan memiliki daya saing yang tidak kalah di tingkat global,” kata Rahmawati.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Azifah membawa nama pesantren sekaligus Kaltara di ajang internasional,” sambung dia.
Pengangkatan Azifah sebagai anak asuh istri gubernur disebut turut didukung berbagai pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga tokoh setempat.
Sementara itu, pimpinan Pesantren Insan Mandiri, Ustadz Chandra Wijaya mengungkapkan, pihaknya menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan kepada salah satu santrinya tersebut.
“Saya berharap pengalaman internasional ini dapat menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus berprestasi. Semoga Allah memberikan kelancaran dan hasil terbaik. Kami berharap Azifah menjadi generasi shalihah yang berprestasi dan bisa menjadi inspirasi,” ujarnya.
Diketahui, keikutsertaan Azifah di forum internasional itu diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa nama Kaltara dan Indonesia semakin dikenal di tingkat global.









