TANJUNG SELOR – Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Bustan memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kaltara di Gedung Gabungan Dinas 2 Ruang Benuanta, belum lama ini.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltara.
Bustan mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang menyebabkan pertumbuhan tren ekonomi Kaltara mengalami penurunan.
“Meski investasi terus berjalan, saya melihat data informasi yang disampaikan para pelaku usaha di Kaltara ini belum lengkap,” kata Bustan.
Bustan menjelaskan, investasi yang berjalan di Kaltara seperti KIPI-KIHI dan beberapa vendor, telah melakukan peninjauan langsung ke PLTA Mentarang.
Ia juga menyebutkan bahwa perkebunan sawit di Kaltara diperkirakan akan naik akibat dampak konflik Iran-Israel.
“Berdasarkan arahan Gubernur (Zainal A Paliwang), perusahaan diminta memberikan kelengkapan data informasi yang ril dan valid,” ungkap Bustan.
“Kemudian akan dibahas atau disampaikan dalam pertemuan selanjutnya bersama seluruh pimpinan perusahaan,” tambah dia.
Bustan juga menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix dalam melaksanakan perencanaan, yaitu peran pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, media, dan swasta atau perusahaan.
“Dalam melaksanakan perencanaan kita tetap harus optimis dengan tetap bekerja optimal dan cermat serta mampu berkolaborasi yang baik. Sehingga pertumbuhan ekonomi Kaltara dapat meningkat dan pembangunan daerah dapat berjalan lancar,” tutupnya.(*)







