TANJUNG SELOR – Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kabupaten Bulungan menyiapkan program pembinaan olahraga angkat beban secara berkelanjutan dengan fokus pada regenerasi atlet muda di Kabupaten Bulungan.
Ketua PBFI Bulungan, Mulyono mengatakan program itu disusun untuk membangun sistem pembinaan olahraga prestasi yang lebih terarah sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga angkat beban ini.
“Kami ingin pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan mulai dari usia sekolah hingga siap mengikuti kejuaraan,” kata Mulyono, Senin (11/5/2026)
Dijelaskannya, program kerja bidang prestasi dan pelatihan, PBFI Bulungan akan melakukan sosialisasi olahraga binaraga ini ke sekolah tingkat SMA dan SMK sederajat di Kabupaten Bulungan.
“Kegiatan meliputi edukasi manfaat olahraga angkat beban, pola hidup sehat, demonstrasi teknik dasar yang aman, hingga motivasi dari atlet senior dan mantan atlet,” jelas Mulyono.
Selain sosialisasi, PBFI Bulungan juga menyiapkan program pencarian bakat atau talent scouting untuk menjaring calon atlet potensial. Seleksi dilakukan melalui tes kekuatan dasar, koordinasi tubuh, fleksibilitas, daya tahan, hingga observasi mental disiplin calon atlet.
“Kami ingin memiliki database atlet potensial yang nantinya bisa dibina menuju tingkat daerah maupun provinsi,” ujarnya.
Dalam program pembinaan atlet muda, PBFI Bulungan juga berencana menggandeng tempat kebugaran atau gym lokal guna membantu subsidi biaya membership bagi atlet muda terpilih.
“Program latihan nantinya dilakukan secara rutin dan terjadwal dengan pendampingan teknik dasar hingga lanjutan serta evaluasi perkembangan atlet secara berkala,” tambah dia.
Mulyono bilang, PBFI Bulungan juga akan melibatkan atlet senior dan mantan atlet sebagai mentor latihan, motivator, dan pendamping mental bagi atlet muda. Pelibatan atlet senior menjadi bagian penting dalam membangun regenerasi olahraga angkat beban di Kabupaten Bulungan.
“Kami ingin ada sinergi antara atlet muda, senior, dan mantan atlet agar pembinaan berjalan lebih baik,” ungkapnya.
Selain fokus pada latihan, PBFI Bulungan juga menyiapkan program edukasi kesehatan dan gizi atlet melalui kerja sama dengan dinas terkait. Materi yang diberikan meliputi nutrisi atlet remaja, pencegahan cedera olahraga, pemulihan kondisi tubuh, hingga bahaya penggunaan zat terlarang atau doping.
“Untuk mengukur perkembangan atlet, PBFI juga akan menggelar kompetisi internal, kejuaraan antar sekolah, dan try out sebagai persiapan menghadapi kejuaraan daerah,” tutupnya.(*)













