Mengapresiasi Prestasi: Bonus Rp 3 Miliar untuk Atlet PON Kaltara

TANJUNG SELOR : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengalokasikan anggaran sebesar lebih dari Rp 3 miliar untuk pemberian bonus bagi para atlet yang berprestasi pada PON XXI Aceh-Sumut.

“Hari ini sebenarnya merupakan kegiatan simbolis saja, karena proses pencairan dana sudah kami lakukan sejak sepuluh hari yang lalu,” ujar Muhammad Nasir, Ketua KONI Kaltara, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Nasir, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pemberian bonus tidak hanya disalurkan kepada para atlet peraih medali, namun juga diberikan kepada para pelatih, asisten pelatih, serta manajer cabang olahraga terkait.

“Jumlah bonus bervariasi, tergantung pada jenis medali yang diperoleh. Namun yang saya ingat, untuk cabang olahraga Barongsai, kami memberikan bonus sebesar Rp 500 juta karena cabang ini bersifat kelompok,” paparnya.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara langsung menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih yang meraih medali dalam ajang PON XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara, pada kegiatan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltara, Selasa (24/6/2025).

“Intinya, bonus telah kami salurkan kepada pengurus cabang olahraga masing-masing, dan selanjutnya menjadi tanggung jawab pengurus cabang untuk mendistribusikannya kepada para atlet,” tambah Wakil Ketua DPRD Kaltara tersebut.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa anggaran untuk bonus atlet PON pada tahun 2025 mencapai Rp 10 miliar, namun saat ini yang telah diberikan sekitar Rp 3,3 miliar, belum termasuk pajak.

“Ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara bersama KONI Kaltara agar para atlet dapat terus menorehkan prestasi gemilang di tingkat kompetisi nasional pada masa mendatang,” pungkasnya.