TANJUNG SELOR – Deru alat berat terdengar silih berganti di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) gunung seriang, Tanjung Selor. Kabupaten Bulungan.
Di antara tumpukan material dan aktivitas para pekerja yang tak mengenal waktu itu, sebuah harapan besar sedang dibangun untuk masa depan Kalimantan Utara (Kaltara).
Di lokasi itulah Sekolah Unggulan Garuda berdiri secara perlahan. Sekolah ini bukan sekadar bangunan pendidikan tapi diproyeksikan menjadi ruang lahirnya generasi-generasi muda Kaltara yang kelak mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala pun datang meninjau langsung perkembangan pembangunan sekolah itu pada Rabu (2/6/2026).
Di tengah kesibukan para pekerja yang terus berjibaku menyelesaikan pekerjaan, Ingkong melihat lebih dari sekadar progres fisik bangunan. Ia melihat ini sebuah mimpi yang mulai menemukan bentuknya.
Perjalanan menuju tahap ini bukan tanpa tantangan. Sebagai provinsi yang berada di wilayah perbatasan, Kaltara memiliki berbagai keterbatasan yang kerap menjadi hambatan dalam pembangunan, termasuk persoalan distribusi material dan kapasitas pelabuhan.
Kendala logistik sempat menjadi perhatian utama. Material yang dibutuhkan harus menempuh perjalanan panjang sebelum tiba di lokasi proyek. Namun perlahan, satu per satu hambatan itu berhasil diatasi.
Kini, material utama yang dibutuhkan untuk pembangunan telah tersedia. Aktivitas konstruksi pun berjalan lebih lancar dengan dukungan pekerja yang bekerja dalam tiga shift setiap harinya.
“Melihat progres yang ada sekarang, saya sangat mengapresiasi kerja keras tim di lapangan. Material yang sebelumnya menjadi kendala kini sudah tersedia dan tidak ada masalah lagi,” kata Ingkong Ala.
Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 22 persen. Angka tersebut mungkin masih terlihat kecil di atas kertas, tetapi di lapangan setiap persen mencerminkan kerja keras, koordinasi, dan komitmen banyak pihak untuk mewujudkan sekolah unggulan pertama yang diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Kaltara.
Bagi Pemerintah Provinsi Kaltara, Sekolah Unggulan Garuda bukan hanya proyek pembangunan yang harus selesai tepat waktu. Lebih dari itu, sekolah ini merupakan investasi jangka panjang bagi anak-anak daerah yang selama ini tumbuh di wilayah perbatasan dengan berbagai keterbatasan akses.
“Sekolah ini diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan potensi besar generasi muda Kaltara dengan kesempatan pendidikan yang lebih luas,” ungkap Wagub Ingkong.
Sebuah tempat yang kelak akan melahirkan ilmuwan, pemimpin, inovator, dan berbagai talenta terbaik dari Bumi Benuanta.
Karena itulah pemerintah daerah terus mengawal pembangunan tersebut agar berjalan sesuai target. Di balik beton yang mulai berdiri dan ruang-ruang kelas yang perlahan terbentuk, tersimpan harapan besar akan masa depan yang lebih baik.
“Program ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak Kaltara. Kami akan terus mendukung dan memastikan pembangunannya berjalan lancar sampai selesai,” tegas Ingkong.
Di tengah tantangan geografis dan logistik yang tak ringan, pembangunan Sekolah Unggulan Garuda menjadi bukti bahwa mimpi besar tidak selalu lahir dari pusat-pusat kota. Dari wilayah perbatasan Indonesia, harapan itu kini sedang dibangun, bata demi bata, untuk generasi yang akan datang. (*)













