Karhutla Dekati Kawasan KIHI, 507 Hektare Lahan di Karang Tigau Terbakar

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Karang Tigau menuju Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, meluas hingga diperkirakan mencapai 507 hektare.

Tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman menyusul ditemukannya sejumlah titik api di kawasan tersebut. Penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas dan mendekati kawasan industri.

Ex Officio BPBD Bulungan, Risdianto mengatakan berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 507 hektare.

“Pemadaman dilakukan sejak Kamis (20/8) sore dengan menyasar sejumlah titik api, termasuk di Kilometer (Km) 5 dan Km 8. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 02.40 Wita,” kata Risdianto.

“Pemadaman dimulai sejak sore, di Kilometer 5 dan Kilometer 8 hingga pukul 02.40 Wita. Ini tugas bersama BPBD Bulungan, Dishut Kaltara dan perusahaan di kawasan industri,” sambung dia..

Risdianto bilang, Informasi mengenai munculnya beberapa titik api di wilayah Tanjung Palas Timur langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel dan peralatan.

“BPBD Bulungan bersama Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Masyarakat Peduli Api (MPA) dan perusahaan di kawasan industri terlibat dalam penanganan,” ujarnya.

Risdianto menegaskan, kolaborasi lintas instansi diperlukan untuk mempercepat pengendalian kebakaran, terutama karena lokasi karhutla berada di jalur menuju kawasan industri.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, ada beberapa titik api di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur. Atas laporan itu, BPBD Bulungan bersama Dishut Kaltara, MPA dan perusahaan di kawasan industri berupaya memadamkan api,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dishut Kaltara, Maryanto, mengatakan, pihaknya menurunkan 15 personel untuk memperkuat tim pemadam.

Delapan personel berasal dari Dishut Kaltara dan tujuh lainnya dari KPH. Selain personel, dua unit kendaraan pemadam juga dikerahkan ke lokasi.

“Dari Dishut Kaltara ada delapan personel ditambah tujuh personel KPH, sehingga total 15 orang yang diturunkan,” kata Maryanto.
Dari hasil penyisiran di lapangan, tim masih menemukan sejumlah titik api. Karena itu, pemadaman kembali dilanjutkan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyebar.
“Dua unit pemadam dikerahkan dan kita sudah lihat bersama. Rencananya hari ini proses pemadaman akan dilakukan lagi karena masih ada ditemukan beberapa titik api,” tuturnya.
Selain pemadaman, tim gabungan terus melakukan pemantauan terhadap kawasan yang telah ditangani. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dan memastikan kondisi di lapangan tetap aman.
Koordinasi antara BPBD Bulungan, Dishut Kaltara, KPH, MPA dan perusahaan di kawasan industri akan terus diperkuat selama proses penanganan berlangsung.

“Kami akan terus melakukan penanganan dan pemantauan di lapangan sampai titik api benar-benar dapat dikendalikan,” pungkasnya.(*)