TANJUNG SELOR – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Markas Polresta Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, dan dihadiri jajaran pejabat utama, personel kepolisian, Bhayangkari, Wakauri, guru TK Kemala Bhayangkari, serta sejumlah insan pers di Kabupaten Bulungan.
Momentum Ramadan ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pimpinan dan anggota kepolisian dengan berbagai elemen yang selama ini menjadi mitra strategis, termasuk kalangan media.
Menjelang waktu berbuka puasa, para undangan tampak berkumpul dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Percakapan ringan dan saling berbagi cerita menambah hangat kebersamaan di tengah bulan suci Ramadan.
Kombes Rofikoh mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen yang selama ini mendukung tugas-tugas kepolisian.
“Buka puasa bersama ini bukan hanya tradisi Ramadan, tetapi menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antara keluarga besar Polri dan para mitra, termasuk rekan-rekan media yang selama ini ikut menjaga iklim informasi yang sehat di masyarakat,” kata Kombes Rofikoh.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan media dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami menyadari tugas kepolisian tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat dan peran media sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah Bulungan,” ungkap Rofikoh.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kekeluargaan antara Polresta Bulungan, Bhayangkari, personel kepolisian, serta para mitra media semakin erat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah Bulungan selama bulan suci Ramadan,” sambung dia.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Bulungan, Nadiya Rofikoh juga menyerahkan tali asih kepada Wakauri, anak-anak yatim dari LKSA Sahabat Yatim Dhuafa, serta para guru TK Kemala Bhayangkari.
Nadiya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Bhayangkari kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para pendidik yang memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan.
“Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi. Tali asih ini menjadi wujud kepedulian Bhayangkari kepada anak-anak yatim dan para guru yang selama ini turut berkontribusi dalam mendidik generasi penerus bangsa,” tutupnya.(*)
